Kuliah Kerja (KK) diharapkan menjadi sarana mematangkan diri bagi mahasiswa. Hal ini diungkapkan Pembantu Rektor III Universitas Jember, Drs. Andang Subahariyanto, M.Hum saat melepas 445 mahasiswa Universitas Jember yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Terpadu (KKT) di lapangan parkir utara Gedung Soetardjo (14/7).
Menurut Drs. Andang Subahariyanto, M.Hum momen KK adalah kesempatan bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang didapat di bangku kuliah yang kemudian digunakan untuk membantu memecahkan masalah yang dihadapi masyarakat. Mahasiswa akan banyak menemui hal-hal nyata yang mungkin tidak pernah ditemui selama kuliah, oleh karena itu mahasiswa diharapkan berpikir kreatif.
Di sisi lain KK adalah lahan pengembangan kemampuan softskill, karena dalam kegiatan KK, mahasiswa dituntut kemampuan bekerjasama dalam tim dan cakap berkomunikasi dengan masyarakat. Pembantu Rektor III mengingatkan mahasiswa jika banyak program KK yang bagus namun tidak berjalan baik karena gagal membangun komunikasi antara mahasiswa dengan masyarakat.

Sementara itu menurut Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM), Dr. Sudarti, M.Kes menjelaskan jika KK gelombang II tahun akademik 2009/2010 ini diikuti oleh 445 mahasiswa dari delapan fakultas dengan 11 dosen pembimbing lapangan. Para mahasiswa akan diterjunkan di 55 desa di 13 kecamatan di Jember mulai hari ini sampai tanggal 27 Agustus 2010 nanti.
Adapun jumlah mahasiswa yang diterjunkan di setiap kecamatan adalah sebagai berikut :
No | Kecamatan | Jumlah |
| 1. | Jelbuk | 40 |
| 2. | Sumberjambe | 40 |
| 3. | Tempurejo | 42 |
| 4. | Sukowono | 40 |
| 5. | Ledokombo | 40 |
| 6. | Silo | 40 |
| 7. | Kalisat | 40 |
| 8. | Arjasa | 24 |
| 9. | Patrang | 16 |
| 10. | Sukorambi | 16 |
| 11. | Panti | 24 |
| 12. | Mayang | 40 |
| 13. | Bangsalsari | 40 |








