13 Mahasiswa Asing Berbagi Pengalaman di Universitas Jember

[vc_row][vc_column][vc_column_text]

Jember, 19 Agustus 2018

Tiga belas orang mahasiswa asing membagikan pengalaman tentang peranan pemuda dalam pembangunan sosial dan ekonomi di negaranya masing-masing. Ketiga belas mahasiswa asing ini berasal dari tujuh negara, yaitu Perancis, Spanyol, Czechoslovakia, Mesir, Malaysia, China, dan Algeria. Kegiatan yang dikemas dalam The Third International Youth Conference ini diselenggarakan pada tanggal 19-20 Agustus 2018 di Gedung Rektorat Universitas Jember dan Aula FISIP Universitas Jember. Kegiatan ini dilaksanakan oleh UKM Stastflix Universitas Jember bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jember dan Organisasi Kepemudaan Internasional AIESEC.

Selain mahasiswa asing, kegiatan ini diikuti oleh sekitar 150 mahasiswa Indonesia, diantaranya dari Universitas Jember, Universitas Brawijaya, Universitas Indonesia, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, serta sejumlah universitas lain di Jawa Timur. Dalam paparannya,  Josep Tassies Mahasiswa Universitas Pompeu Fabra, Spanyol mengatakan bahwa mahasiswa dan pemuda memegang peranan kunci dalam sukses tidaknya pembangunan di negaranya. Untuk itu Pemerintah Spanyol, memberikan ruang yang cukup bagi mahasiswa untuk terlibat dalam merumuskan kebijakan pembangunan di negaranya.

Ketua Panitia kegiatan ini, Yusril Ahmad Faisal mengatakan bahwa sharing pengalaman antara mahasiswa Indonesia dan mahasiswa asing sangat dibutuhkan untuk membuka cakrawala mahasiswa tentang pembangunan di dunia. “Saling bertukar pengalaman dan pengetahuan sangat penting agar generasi muda, terutama mahasiswa bisa belajar dari pengalaman orang lain di negara lain,” ujarnya.

Sementara itu, Pembina Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Stastflix, Honest Dody Molasy dalam sambutannya berharap agar mahasiswa Indonesia banyak belajar dari pengalaman mahasiswa asing. Honest yang juga dosen jurusan Ilmu Hubungan Internasional, Universitas Jember ini menambahkan bahwa dalam dunia yang semakin mengglobal ini, tidak ada satupun negara yang bisa hidup sendiri. Untuk itu perlu kerjasama diantara masyarakat antar negara. Menurutnya, hanya negara-negara yang mau belajar dari negara lainnya yang akan tetap bisa hidup berkembang dan bisa memajukan masyarakatnya.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jember, Dr. Ardiyanto menyambut baik kegiatan mahasiswa ini. Menurutnya kegiatan Seminar Internasional ini bisa menambah pengalaman dan pengetahuan mahasiwa Universitas Jember. Kegiatan ini, akan memberikan nilai tambah bagi lulusan Universitas Jember. Karena itu Universitas dan Fakultas akan memberikan dukungan  penuh kegiatan-kegiatan semacam ini.

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]

Skip to content