• UNEJ Kampus 2 Bondowoso
  • UNEJ Kampus 3 Lumajang

Berita Universitas Jember

Where the News Comes First

6.532 Peserta Ikuti Ujian SBMPTBR 2018, Satu Peserta Berkebutuhan Khusus

Jember, 19 Juli 2018

Sebanyak 6.532 peserta mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Besuki Raya (SBMPTBR), yang merupakan ujian mandiri Universitas Jember (19/7). Jumlah tersebut terdiri dari 3.730 peserta kelompok ujian Saintek, dan 2.802 peserta kelompok ujian Soshum. Seperti tahun-tahun sebelumnya, lokasi ujian SBMPTBR tersebar di Jember, Bondowoso, Lumajang, Banyuwangi dan Probolinggo. Untuk peserta SBMPTBR di Jember berjumlah 5.372 orang, di Bondowoso sejumlah 360 orang, di Lumajang 300 orang, di Probolinggo sebanyak 100 orang, dan di lokasi ujian SBMPTBR di Banyuwangi sebanyak 400 orang peserta. Menurut Agung Purwanto, Kepala Humas dan Protokol Universitas Jember, secara umum pelaksanaan ujian berlangsung lancar, termasuk pelayanan bagi peserta ujian SBMPTBR berkebutuhan khusus.

“Pada pelaksanaan ujian SBMPTBR kali ini kami menerima satu peserta yang berkebutuhan khusus, yakni peserta tuna rungu. Peserta tersebut atas nama Deby Shinta Dewi yang mengikuti ujian di Gedung Soedjarwo. Khusus bagi Deby, kami sediakan pendamping yang memiliki kemampuan bahasa isyarat agar memperlancar pelaksanaan ujian SBMPTBR,” tutur Agung Purwanto saat ditemui di rumah dinas Rektor Universitas Jember yang dijadikan sebagai posko SBMPTBR 2018 (19/7). Peserta asal Situbondo ini ternyata memiliki ketertarikan terhadap dunia teknologi informasi, terbukti pilihan pertama dan keduanya ada di Fakultas Ilmu Komputer Universitas Jember.

Menurut Agung Purwanto, beberapa hari sebelum ujian SBMPTBR dilaksanakan, orang tua Deby datang ke Humas dan Protokol Universitas Jember  untuk berkonsultasi terkait pelaksanaan ujian, dan apakah ada kemudahan bagi anaknya jika diterima di Universitas Jember. “Pada dasarnya Universitas Jember akan berusaha memfasilitasi semua mahasiswanya, khususnya yang berkebutuhan khusus. Apalagi kami sudah memiliki Pusat Layanan Conseling dan Difabilitas yang ada di bawah Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu atau LP3M,” imbuhnya lagi.

Untuk lokasi ujian SBMPTBR 2018 di Jember berada di kampus Tegalboto, sementara di Bondowoso dan Lumajang berada di kampus Universitas Jember yang ada di Bondowoso dan Lumajang. “Khusus untuk ujian tulis berbasis komputer (UTBK) hanya dilaksanakan di lokasi ujian di kampus Tegalboto, dan Universitas Jember Kampus Bondowoso. Peserta UTBK di Kampus Tegalboto sebanyak  622 orang yang terdiri dari 311 peserta baik untuk kelompok ujian Saintek maupun  Soshum. Untuk UTBK di Bondowoso diikuti oleh 21 orang peserta ujian Soshum, dan 19 peserta Saintek. Sementara lokasi ujian di Banyuwangi, berlokasi di Universitas Tujuh Belas Agustus, sedangkan di Probolinggo berada di Universitas Panca Marga,” jelas Agung Purwanto. Untuk diketahui, pelaksanaan SBMPTBR melibatkan juga Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang ada di wilayah Besuki Raya, tahun ini ada 15 PTS yang turut serta.

Materi ujian yang diujikan adalah Tes Kemampuan Dasar (TKD) Bahasa bagi peserta ujian Saintek dan Soshum, serta TKD Soshum dan TKD Saintek di jam berikutnya. Hasil ujian SBMPTBR 2018 akan diumumkan tanggal 30 Juli 2018 jam 13.00 WIB melalui www.unej.ac.id. Karena melibatkan PTS, maka dalam SBMPTBR, peserta selain dapat memilih program studi jenjang sarjana dan diploma di Universitas Jember, juga bisa memilih program studi yang diminati yang ada di PTS di wilayah Besuki Raya. Pelaksanaan SBMPTBR adalah salah satu perwujudan kerjasama antar perguruan tinggi yang ada di wilayah Besuki Raya.

Tak lupa Agung menjelaskan jika SBMPTBR 2018 ini adalah jalur masuk ke Universitas Jember yang terakhir, pasalnya masih ada siswa yang beranggapan masih ada SBMPTBR Gelombang kedua yang dikhususkan bagi jenjang diploma, seperti tahun sebelumnya. “Sedikit berbeda dengan pelaksanaan SBMPTBR 2017 lalu, di tahun  2018 ini kami membuka pendaftaran bagi jenjang sarjana dan diploma sekaligus. Jadi SBMPTBR 2018 ini adalah jalur terakhir untuk masuk menjadi mahasiswa baru di Universitas Jember,”tandasnya. (iim)