Jember, 13 Oktober 2016

KuliahBPS2

Data statistik menjadi salah satu kunci sukses pembangunan. Pernyataan ini disampaikan oleh Dr. Suryamin, M.Sc, mantan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) dalam kegiatan kuliah umum bertema “Peran Statistik Dalam Pembangunan” yang digelar oleh Program Pascasarjana Universitas di gedung Mas Soerachman (13/10). “Data statistik digunakan sebagai bahan rujukan untuk perencanaan, evaluasi, membuat keputusan, memformulasikan kebijakan agar sasaran dapat dicapai, serta sebagai alat konfirmasi dan legitimasi dalam pembangunan,” ujar Suryamin yang baru saja mengakhiri tugasnya selaku Kepala BPS.

Di hadapan 175 peserta kuliah umum yang merupakan mahasiswa S 2 dan S 3 di kampus Tegalboto, Suryamin lantas melanjutkan penjelasannya mengenai Statistik.  “Menurut UU no. 16 tahun 1997 tentang Statistik, Statistik adalah data yang diperoleh dengan cara pengumpulan, pengolahan, penyajian, dan analisis serta sebagai sistem yang mengatur keterkaitan antarunsur dalam penyelenggaraan statistik,” jelasnya lagi.

Suryamin menambahkan, data statistik sangat dibutuhkan dalam melihat indikator pembangunan yang terdiri dari kemiskinan, pengangguran, ketimpangan, dan indeks pembangunan manusia. Indikator kemiskinan dan ketenagakerjaan merupakan dua indikator yang paling krusial dan sudah tidak asing terdengar di telinga masyarakat. Selama ini seperti yang kita tahu bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia cukup menggembirakan namun angka kemiskinan masih tinggi dan lambat dalam mengalami penurunan.

Hal tersebut  disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya program penanggulangan kemiskinan yang kurang tepat karena tidak memperhatikan karakteristik kemiskinan, kebijakan penanggulangan kemiskinan sudah bagus namun bermasalah di lapangan dan kemiskinan sudah berada pada taraf krusial. “Data statistik mengenai indikator kemiskinan yang telah dibuat oleh BPS berperan membantu pemerintah dalam membuat program atau kebijakan yang sesuai dan tepat sasaran yang nantinya diharapkan dapat menekan angka kemiskinan di Indonesia,” tutur Suryamin..

Di tengah pemaparan materi, Dr Suryamin juga berharap agar seluruh peserta yang hadir dapat membuat dan melakukan penelitian dengan memanfaatkan data yang ada pada BPS sehingga nantinya akan dapat menjadi bahan evaluasi juga bagi pemerintah dalam perencanaan pembangunan kedepan. Kegiatan ini mendapatkan apresiasi dari Prof. Dr. Rudi Wibowo, MS., Direktur Program Pascasarjana Universitas Jember. Menurutnya kegiatan kuliah umum bermanfaat membuka cakrawala pemikiran para mahasiswa. (lid/ian)


Category: Berita , Berita Akademik