Jember, 20 Januari 2026
Sebanyak enam belas mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Jember (UNEJ) sukses mengukir pengalaman berharga melalui International Credit Transfer Program (ICTP) di Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA), Malaysia.
Program ini tidak hanya menjadi wadah akselerasi akademik lintas negara bagi para mahasiswa, tetapi juga bertransformasi menjadi perjalanan diplomasi budaya yang mendalam. Selama di Negeri Jiran, mereka tidak hanya berhadapan dengan standar ketat sistem perkuliahan internasional, namun juga aktif memperkenalkan identitas bangsa melalui ajang International Cultural Night hingga kegiatan kolaborasi seni bersama mahasiswa lokal.Selama mengikuti ICTP di UniSZA, para mahasiswa menjumpai sejumlah perbedaan dalam sistem perkuliahan. Lingkungan akademik di kampus tersebut dinilai cenderung fleksibel dan memberikan ruang kebebasan bagi mahasiswa, namun tetap menerapkan standar penilaian yang ketat dan detail. “Kuliah tatap muka biasanya berakhir sampai sore. Kalau ada kelas malam, dilaksanakan secara daring melalui Webex,” ungkap Sausan Salma, salah satu mahasiswa ICTP dari FEB UNEJ.

Selain kegiatan akademik, para mahasiswa ICTP mengaku merasakan lebih banyak kegiatan non akademik yang menarik. Salah satunya adalah partisipasi dalam acara TerMOCA, di mana mereka diajak oleh local friends untuk melukis di atas kanvas besar yang kemudian dipamerkan dalam sebuah bazar seni.
Tak hanya itu, interaksi dengan mahasiswa lokal turut terjalin melalui kegiatan olahraga seperti voli dan badminton yang rutin dilakukan bersama. “Biasanya teman-teman lokal mengajak latihan sebelum pertandingan. Dari situ, kedekatan kami semakin terbangun,”
Pengalaman budaya semakin lengkap ketika para mahasiswa berpartisipasi dalam International Cultural Night yang digelar pada 12 Januari 2026 di Dewan Kuliah Utama (DKU), Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA). Acara ini merupakan kolaborasi antara mahasiswa exchange UNEJ dengan MARIM Student Chapter Club, UniSZA. Mahasiswa ICTP turut berkontribusi dalam merancang segala runtutan acara, mulai dari berkoordinasi dengan pihak Malaysia terkait penampilan tarian tradisional khas Terengganu hingga deklamasi sajak. Suasana malam budaya semakin meriah ketika mahasiswa UNEJ tampil sebagai penari lagu tradisional Indonesia seperti Sinanggar Tulo. Keterlibatan ini menjadi ajang ekspresi budaya sekaligus sarana memperkenalkan identitas Indonesia di panggung internasional.

Mengikuti ICTP memberikan perubahan yang cukup terasa dalam diri mereka. Seperti melatih kemandirian dan kebiasaan sehat yaitu berjalan kaki untuk beraktivitas di area yang luas. Untuk menghindari kesalahpahaman (mistranslation), mereka harus mengasah kemahiran mengekspresikan bahasa. Interaksi sehari-hari menuntut untuk beradaptasi dengan berbagai bahasa, mulai dari bahasa Indonesia dan daerah bersama sesama mahasiswa Indonesia, bahasa Inggris dengan dosen dan staf, hingga campuran Melayu-Inggris dengan mahasiswa lokal.
Dalam aspek akademik, perbedaan ketetapan nilai UniSZA dengan UNEJ sempat menjadi tantangan besar dan kekhawatiran, terutama saat mengerjakan berbagai assignment. Sistem penilaian di UniSZA tergolong lebih ketat dan detail, sehingga menuntut pemahaman materi yang benar-benar mendalam. Meski demikian, hal tersebut tidak menjadi penghambat semangat mereka.
Pada akhir cerita, mahasiswa ICTP membagikan pesan sederhana namun bermakna bagi mahasiswa Universitas Jember yang ingin mencoba program exchange ke luar negeri. Sausan Salma menyampaikan bahwa program ICTP memberikan pengalaman berharga dalam mengenal dunia akademik dan budaya internasional. Menurutnya, program ini layak untuk dicoba, dengan catatan mahasiswa perlu menyiapkan diri menghadapi perbedaan budaya, cara berpikir, serta sudut pandang.

Sementara itu, Ismu Sofi Rahmawati menekankan bahwa keberanian untuk mencoba dan percaya pada proses merupakan langkah awal yang paling penting untuk memulai sebuah perjalanan mimpi. “Just try it and believe it. Ketika kita memiliki kemauan untuk mencoba, kita akan menemukan langkah pertama yang akan mengantarkan pada tujuan,” pungkasnya. (dil/ajf)
#DiktisaintekBerdampak #UNEJBerdampak #Profil
