Jember, 20 Maret 2026
Keluarga besar Universitas Jember (UNEJ) menutup rangkaian ibadah di bulan Ramadan 1447 Hijriah dengan melaksanakan salat Idul Fitri di Masjid Al Hikmah (21/3/2026).
Pagi itu rektor, para wakil rektor dan pejabat lainnya berbaur bersama warga sekitar kampus mengikuti salat Idul Fitri. Tampil sebagai imam sekaligus khotib adalah dosen di Fakultas Hukum, Muhammad Erfan Muktasim Billah, SHI., MHI. Tampak hadir pula, Kepala Badan Keahlian DPR RI, Prof. Bayu Dwi Anggono yang juga dosen di Fakultas Hukum UNEJ.Dalam khotbahnya, khotib mengajak hadirin untuk bersyukur mampu mencapai Idul Fitri setelah menjalani puasa. Kesyukuran ini hendaknya diwujudkan dalam perilaku keseharian seperti selalu berikhtiar saat menjalankan tugas masing-masing. Pasalnya selama Ramadan kita telah ditempa agar mampu menjalankan semua perintah agama dengan baik, karena percaya Allah SWT akan mengetahui apapun tindak tanduk hambanya.

βDan kesyukuran yang terbesar adalah nikmat iman dan taqwa kepada Allah SWT, karena esensi puasa adalah mencapai derajat taqwa. Melalui puasa diharapkan terbentuk pribadi jujur, sabar, amanah, dan patuh menjalankan perintah Allah serta menjauhi larangan-Nya,β jelas Muhammad Erfan Muktasim Billah.
Muhammad Erfan Muktasim Billah juga berpesan agar hadirin salat Idul Fitri, terutama keluarga besar UNEJ untuk bersyukur pula atas kedewasaan yang ditunjukkan ummat Islam Indonesia. Pasalnya mampu menerima dan mengelola perbedaan, seperti yang tampak pada perbedaan penetapan 1 Syawal. Perbedaan ini masih dalam koridor furuβiyah yang dihasilkan dari ijtihad para ulama.

“Sesuai dengan hadist Rasulullah SAW yakni Ikhtilafu ummati rahmah, yang berarti perbedaan pendapat umatku adalah rahmat. Maka semoga persatuan Indonesia tetap terjaga,” imbuh Muhammad Erfan Muktasim Billah.
Seusai pelaksanaan salat Idul Fitri, Rektor Iwan Taruna menyempatkan diri bersalaman saling memaafkan bersama para wakil rektor dan warga yang hadir di Masjid Al Hikmah. Dirinya juga berharap semua ibadah dan kegiatan positif yang dilakukan selama Ramadan akan berlanjut di bulan-bulan berikutnya. Sesuai dengan pendapat para ulama yang menyatakan Ramadan adalah madrasah kehidupan.
βMewakil UNEJ dan keluarga, saya menyampaikan selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita, sembari berdoa agar dipertemukan kembali dengan Ramadan tahun depan,β tutur Iwan Taruna. (iim)


