Nur Laily Rokhmah, Mahasiswa Universitas Jember Raih Gelar Duta Kesehatan Masyarakat Jawa Timur 2026

Jember, 20 Februari 2026

Nur Laily Rokhmah, mahasiswa D3 Keperawatan Universitas Jember (UNEJ) Kampus Kota Pasuruan berhasil menorehkan prestasi sebagai Duta Kesehatan Masyarakat Jawa Timur 2026 yang diselenggarakan oleh Ikatan Duta Kesehatan Jawa Timur.

Ajang yang rangkaiannya terlaksana dari Januari hingga Februari 2026 ini diikuti oleh 90 peserta dari berbagai kalangan usia 18-27 tahun yang berdomisili/menetap di Jawa Timur.

Lolos dalam seleksi administrasi, membawa 19 peserta mengikuti tahap karantina termasuk Nur Laily Rokhmah. Selama itu, terdapat beberapa tes yang diuji oleh dewan juri untuk mengetahui kemampuan para peserta, seperti opening speech dan isu challenge.

Penampilan Nur Laily Rokhmah, mahasiswa D3 Keperawatan UNEJ Kampus Kota Pasuruan dalam Grand Final Duta Kesehatan Jawa Timur 2026

Untuk opening speech dan isu challenge, ia mengangkat tentang program Kerja Sehat Dekat. Program ini berisi cara penyampaian kesehatan kepada masyarakat secara lebih dekat dan sosial. Dalam pendekatan ini melibatkan keluarga dan tokoh masyarakat setempat, sehingga penyampaiannya tidak bersifat menggurui, namun bersifat sosial. Selain itu, bakat yang saya tampilkan secara online berupa video beberapa cuplikan pidato dan Master of Ceremony (MC) yang pernah saya ikuti.

Sebelum karantina berlangsung, ia sempat berpikir para peserta yang turut berkolaborasi berasal dari rumpun kesehatan. Faktanya, berbagai peserta tersebut berasal dari berbagai jurusan dan memiliki wawasan yang lebih luas. Namun, kenyataan ini tidak menggoyahkan tekadnya, justru ia menjadi lebih semangat dari sebelumnya.

Dalam pernyataan singkatnya, ia menyatakan bahwa tugas mahasiswa kesehatan bukan hanya sekedar belajar ilmu kesehatan. Akan tetapi, di balik itu ada tanggung jawab kepada masyarakat yang harus dipenuhi. Landasan berpikir inilah yang menjadi motivasinya mengikuti ajang ini.

(kedua dari kanan) Nur Laily Rokhmah saat sesi foto bersama Duta Kesehatan Jawa Timur 2024

“Saya ingin menjadi bagian dari generasi muda yang tidak hanya paham kesehatan. Namun juga mampu menyampaikan edukasi kesehatan dengan cara yang mudah dipahami masyarakat,” jelasnya saat kembali ke Kampus Pasuruan usai mengikuti Grand Final Duta Kesehatan Jawa Timur 2026 pada 1 Februari 2026.

Menurutnya, selama mengikuti ajang ini, rasa insecure pernah singgah di dalam dirinya. Pasalnya, ia merasa bahwa pengalaman yang dimilikinya tidak sebanyak peserta lain, sehingga ia ragu dan overthinking muncul. Terutama pada saat masa penilaian. Namun, ia tak gentar dan tetap berani bersaing.

“Sejujurnya, kendala selama mengikuti lomba ini adalah melawan rasa takut dalam diri sendiri. Saya sempat kurang percaya diri, karena merasa pengalaman yang dimiliki belum sebanyak peserta lain. Ada moment ketika saya ragu dan mulai mempertanyakan kemampuan diri. Selain itu, kendala seperti rasa cemas, tekanan dan overthinking sempat muncul. Terutama saat menghadapi penilaian dan ekspektasi. Namun, saya memilih untuk tidak berhenti. Keberanian bukan berarti tidak takut, tetapi tetap melangkah walaupun takut,” ucapnya.

Adapun pesan yang ia sampaikan kepada para mahasiswa agar tetap terus melangkah, jangan pernah takut gagal, selalu semangat, usaha dan ikhtiar. Karena usaha yang besar tidak akan pernah menghianati hasil.

Nur Laily Rokhmah, mahasiswa D3 Keperawatan UNEJ Kampus Kota Pasuruan terpilih menjadi Duta Kesehatan Masyarakat Jawa Timur 2026

“Pesan saya jangan pernah takut gagal selagi kita melangkah ke tujuan yang benar. Terus semangat, usaha dan ikhtiar,” imbuhnya.

Tak hanya itu, harapannya dengan amanah baru yang didapatkan ia dapat lebih intens dalam mengawasi kesehatan. Sebab, berbagai fakta problematika kesehatan kerap terjadi di tengah kehidupan masyarakat.

“Saya ingin menggunakan peran ini sebagai jembatan untuk mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan diri, keluarga dan lingkungan,” pungkasnya. (dil/rb)

#DiktisaintekBerdampak #UNEJBerdampak #Prestasi