Gebrakan Inovasi Lintas Disiplin: Delegasi Universitas Jember Borong Medali di ISS & ISC 2026 Malaysia

Jember, 2 Maret 2026

Mahasiswa Universitas Jember (UNEJ) kembali menorehkan prestasi gemilang di level internasional.

Dalam ajang International Student Summit (ISS) dan International Student Competition (ISC) di Kuala Lumpur, Malaysia, delegasi UNEJ dari beberapa fakultas berhasil memborong medali dari berbagai subtema, mulai dari kesehatan, pangan, hingga teknologi.

Kompetisi berskala internasional yang mengusung tema Building a Sustainable and Inclusive Future dan Global Synergy for Sustainable Development ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai negara dan mempertemukan gagasan-gagasan inovatifnya di Malaysia. Fakultas yang tercatat berhasil mendapatkan medali yaitu Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Farmasi, Fakultas Teknologi Pertanian, dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Delegasi UNEJ dari empat fakultas berfoto bersama usai rangkaian ajang International Student Summit (ISS) dan International Student Competition (ISC) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia

Raihan prestasi mahasiswa UNEJ pada ajang ISS dan ISC 2026 di Malaysia:
1. Bronze Medal ISS, kategori poster, subtema Health
Tim Fakultas Kedokteran Gigi (FKG): Kirana Carissa Maulidina Azizah, Azka Syahidah, Puspa Cahyaningrum, Gefela Hana Anargya Althafariani, dan Alya Ulfi Himmi
Judul karya: “BioPad: A Hybrid Biomaterial Based on Bacterial Cellulose Bagasse as a Sustainable Preventive Solution for Decubitus in the Era of Global Disability”
2. Silver Medal ISS, subtema Health
Tim Fakultas Farmasi (FF): Titis Atika bersama Dhimas Hardi Nugraha, Jennifer Velda, Isabel Aprilia Arasyah Rahmayati, dan Chelsia Katia Kasih Br Sinaga
Judul karya: “ETHOS (Ethical Tracking & Human-rights Oversight System): Harnessing Digital Innovation to Protect Human Rights in Healthcare Delivery”
3. Bronze Medal ISC, subtema agriculture
Tim Fakultas Teknologi Pertanian (FTP): 1. Hurin Nabilah, ⁠Mahardhika Mahmudha, dan ⁠Maulida Latifa Rifta
Judul karya: “JOSGIS: Jeruk Semboro’s Geographic Information System, Using Geospatial Data to Support Sustainable Citrus Farming”
4. Bronze Medal ISC, subtema food
Tim Fakultas Teknologi Pertanian (FTP): Maulida Latifa Rifta, Hurin Nabilah, dan ⁠Marlupi Tri Nuraini
Judul karya: “CRIK: Creating Responsible Innovation with Kricket Protein Bar”
5. Silver Medal ISS, kategori poster, subtema Technology
Tim Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP): Hasyisy Ahmad dan Friska Ayu Prananda, bersama perwakilan lain dari UPN Veteran Jawa Timur dan Universitas Telkom Surabaya
Gagasan aplikasi berbasis AI “Legal Mate”

Tim BioPad FKG UNEJ peraih Bronze Medal International Student Summit (ISS) 2026

ISS sendiri merupakan kompetisi esai internasional yang tahap akhirnya dipresentasikan dalam bentuk poster ilmiah melalui metode exhibition. Beberapa karya poster ditempatkan di suatu ruang, kemudian juri sesuai subtema menilai presentasi dan tanya jawab karya finalis.

Sedangkan ISC tidak jauh berbeda dengan ISS. Perbedaannya terletak pada konsep pengemasan acara dan format final presentasi. Jika ISS dikemas dalam format summit dengan presentasi berbentuk poster (exhibition), maka ISC lebih menekankan kompetisi dengan menggunakan salindia/PPT. Walaupun berbeda secara teknis, keduanya sama-sama mendorong mahasiswa untuk menghadirkan inovasi, solusi, dan pikiran kritis ke tingkat internasional.

Tim JOSGIS dan CRIK FTP UNEJ peraih Bronze Medal International Student Competition (ISC) 2026

Keberhasilan mahasiswa Universitas Jember di ajang International Student Competition dan International Student Summit 2026 tidak lepas dari keberanian untuk memulai dan konsistensi dalam berproses. Kirana Carissa Maulidina Azizah dari FKG menegaskan bahwa kesiapan tidak datang begitu saja, melainkan dibentuk selama proses.

“Kompetisi internasional bukan hanya tentang menjadi yang terbaik, tetapi tentang berani membawa nama diri sendiri dan Universitas Jember ke panggung yang lebih luas. Rasa takut dan tidak percaya diri itu wajar, Kalau kita menunggu merasa sempurna, mungkin kita tidak akan pernah mulai. Jadi, beranilah mencoba. Prestasi bukan hanya soal medali, tetapi tentang proses bertumbuh yang kita lalui,” ujarnya.

Tim ETHOS FF UNEJ peraih Silver Medal International Student Summit (ISS) 2026

Senada dengan itu, Titis Atika dari Fakultas Farmasi berpesan agar mahasiswa tidak takut menghadapi tantangan kompetisi internasional. “Jangan menunggu merasa siap sempurna. Justru proses mengikuti kompetisi itulah yang membentuk kesiapan kita. Pilih isu yang benar-benar kamu pahami, perbanyak latihan presentasi, dan bangun komunikasi tim yang sehat,” jelasnya.

Di lain sisi, Hasyisy Ahmad dari FISIP yang memimpin tim kolaborasi lintas universitas menekankan pentingnya keberanian menawarkan ide yang berbeda. “Jangan pedulikan apapun perkataan orang lain, gunakan kacamata kuda agar kamu tetap kuat. Buatlah gagasan yang anti-mainstream namun tetap solutif. Jangan ragu meminta dosen untuk mereview naskahmu, dan sejak LoA diterima, segera urus pendanaan bersama universitas karena proses administrasi membutuhkan energi dan waktu yang tidak sedikit,” pungkasnya.

Tim Legal Mate FISIP UNEJ peraih Silver Medal International Student Summit (ISS) 2026

Rangkuman Inovasi Pemenang Medali:
1. BioPad (FKG – Bronze Medal ISS): Kirana Carissa dan tim menciptakan bantalan antidekubitus berbahan biomaterial hibrida (bacterial cellulose dan ampas tebu). Inovasi ini menjadi solusi preventif bagi pasien disabilitas dengan mobilitas rendah melalui pendekatan waste-to-resource.
2. ETHOS (FF – Silver Medal ISS): Dipimpin Titis Atika, tim merancang platform digital berbasis AI untuk pengawasan hak asasi manusia dalam layanan kesehatan. ETHOS berfungsi sebagai sistem pelaporan anonim yang mampu mengubah pengalaman pasien menjadi data terukur untuk reformasi kebijakan.
3. JOSGIS (FTP – Bronze Medal ISC): Hurin Nabilah dan tim mengembangkan sistem informasi geografis berbasis data geospasial untuk petani jeruk Semboro. Inovasi ini memungkinkan pemantauan kesehatan tanaman secara real-time guna mendukung pertanian berkelanjutan.
4. CRIK (FTP – Bronze Medal ISC): Maulida Latifa dan tim menawarkan protein bar berbahan dasar jangkrik. Produk ini hadir sebagai alternatif pangan masa depan yang tinggi nutrisi namun memiliki jejak karbon yang jauh lebih rendah dibanding protein hewani konvensional.
5. Legal Mate (FISIP – Silver Medal ISS): Hasyisy Ahmad dan tim merancang aplikasi asisten hukum berbasis AI. Platform ini bertujuan mendemokrasikan akses keadilan dengan menyediakan konsultasi hukum dasar yang instan dan mudah dipahami masyarakat awam.

Delegasi UNEJ dari empat fakultas berfoto bersama usai rangkaian ajang International Student Summit (ISS) dan International Student Competition (ISC) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia

Berbagai pesan tersebut menunjukkan bahwa kunci mengikuti lomba internasional seperti ISC dan ISS yang digelar pada 14–15 Februari 2026 itu bukan semata soal kemampuan akademik, tetapi keberanian, ketahanan mental, kekuatan tim, serta persiapan yang matang. Prestasi yang diraih bukan hanya tentang medali, melainkan tentang proses belajar, bertumbuh, dan kebanggaan membawa nama Universitas Jember ke panggung internasional. (dil/ajf)

#DiktisaintekBerdampak #UNEJBerdampak #Prestasi