UNEJ Buka Program Spesialis Bedah dan Anestesi, Perkuat Jejaring Hingga Jawa Tengah

Jember, 10 April 2026

Fakultas Kedokteran Universitas Jember terus memperkuat peran strategisnya dalam menjawab tantangan nasional di bidang kesehatan, khususnya terkait kekurangan dokter spesialis.

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah membangun jejaring kerjasama di wilayah Jawa Tengah melalui rangkaian kunjungan dan sosialisasi ke berbagai institusi strategis.

Kegiatan yang dilaksanakan pada 8 hingga 10 April 2026 ini menyasar sejumlah mitra penting, di antaranya Polres Purworejo, Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo, RSUD dr. Tjitrowardojo, Polrestabes Semarang, serta Polres Semarang.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya FK UNEJ dalam memberikan informasi komprehensif kepada berbagai pihak agar turut berkontribusi dalam mengatasi keterbatasan tenaga dokter spesialis di Indonesia.

Dekan FK UNEJ, Dr. dr. Ulfa Elfiah, M.Kes., Sp.BP-RE., Subsp.L.B.L.(K)., menjelaskan, pembangunan jejaring menjadi kunci dalam memperluas dampak program pendidikan spesialis yang baru dibuka.

β€œPenting bagi kami untuk membangun jejaring dengan berbagai pihak, baik pemerintah daerah, institusi kesehatan, maupun aparat penegak hukum, agar informasi terkait program pendidikan spesialis ini dapat tersampaikan secara luas dan tepat sasaran,” ujarnya.

Ia menambahkan, kebutuhan dokter spesialis di Indonesia masih menjadi tantangan besar, terutama di daerah. Oleh karena itu, FK UNEJ hadir dengan membuka Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) pada tahun 2026, di antaranya Ilmu Bedah serta Anestesiologi dan Terapi Intensif.

β€œProgram ini diharapkan dapat menjadi bagian dari solusi dalam mempercepat pemenuhan tenaga dokter spesialis yang kompeten dan merata di seluruh wilayah Indonesia,” imbuhnya.

Selain memperkenalkan program pendidikan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk membangun kolaborasi dalam berbagai program kesehatan, termasuk kegiatan sosial kemanusiaan seperti operasi bibir sumbing dan langit-langit yang direncanakan akan dilaksanakan di wilayah Jawa Tengah.

Sementara itu, Mohamad Isriadi, Humas Universitas Jember, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi komunikasi kelembagaan dalam memperluas jejaring dan memperkuat sinergi lintas sektor.

β€œKami menyasar berbagai institusi strategis di Jawa Tengah, mulai dari kepolisian, dinas kesehatan, hingga rumah sakit daerah. Harapannya, melalui kolaborasi ini, informasi terkait program spesialis FK UNEJ dapat menjangkau lebih luas sekaligus membuka peluang kerjasama konkret,” jelasnya.

Ia menambahkan, rangkaian kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada sosialisasi, tetapi juga pada penguatan peran perguruan tinggi dalam menjawab kebutuhan riil masyarakat.

β€œKegiatan ini menjadi bukti bahwa UNEJ tidak hanya fokus pada pengembangan akademik, tetapi juga aktif mengambil peran dalam menyelesaikan persoalan nasional, khususnya di bidang kesehatan,” tegasnya.

Dengan langkah strategis ini, FK UNEJ optimistis mampu memperkuat kontribusinya dalam pembangunan kesehatan nasional, sekaligus menjadi bagian dari solusi dalam mengatasi kekurangan dokter spesialis di Indonesia.(is)