Jember, 20 Mei 2026
Universitas Jember menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di Lapangan Rektorat UNEJ, Selasa (20/5).
Peringatan Harkitnas tahun ini dimaknai sebagai penguatan semangat kebangsaan sekaligus dorongan bagi perguruan tinggi untuk terus berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Dalam kesempatan tersebut, UNEJ juga menyerahkan sertifikat kompetensi dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P-1 Universitas Jember kepada 20 mahasiswa yang dinyatakan kompeten sesuai bidang keahlian masing-masing.Langkah ini menjadi jawaban konkret atas kritik publik terhadap institusi pendidikan yang kerap dituduh hanya menjadi “pabrik ijazah”. Dengan sertifikasi ini, mahasiswa Universitas Jember tidak lagi hanya mengantongi teori di atas kertas, melainkan validasi keahlian nyata yang siap diuji langsung di dunia industri global.
Namun, kebangkitan sebuah bangsa tidak boleh meninggalkan nilai kemanusiaan. Di tengah deru digitalisasi, UNEJ menunjukkan sisi humanisnya yang mendalam melalui penyerahan santunan kepada keluarga pegawai yang telah berdedikasi, almarhum Hari Firmansyah yang meninggal dunia saat menjalankan tugas kedinasan. Momen emosional ini menjadi penanda penting bahwa penguatan solidaritas sosial harus dimulai dari rumah sendiri, yakni lingkungan internal civitas akademika.

Melalui tema nasional “Jaga Tunas Bangsa demi Kedaulatan Negara”, upacara ini merefleksikan pergeseran medan perjuangan Indonesia. Jika tahun 1908 Budi Utomo berjuang melewati sekat kedaerahan, maka di tahun 2026, perguruan tinggi dituntut menjaga kedaulatan informasi dan literasi digital generasi muda agar tidak kehilangan integritas serta daya kritis mereka.
βUniversitas harus menjadi pusat pembentukan karakter, pengembangan ilmu pengetahuan, dan pusat inovasi. Universitas Jember harus mampu mengambil peran aktif dan menjadi penghasil inovasi, bukan sekadar pengguna teknologi,β ujar Rektor Iwan Taruna.
Menurutnya, semangat kebangkitan nasional saat ini perlu diwujudkan melalui kontribusi nyata perguruan tinggi dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat melalui pendidikan, riset, dan inovasi.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di UNEJ diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh sivitas akademika dalam membangun budaya akademik yang unggul, inovatif, dan tetap menjunjung nilai kemanusiaan serta kebangsaan. (qf)

