FK UNEJ dan Polres Purworejo Teken Kerja Sama, Hadirkan Operasi Bibir Sumbing Gratis untuk Puluhan Warga

Purworejo, 27 Juni 2026

Momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi lebih bermakna dengan terlaksananya bakti sosial operasi bibir sumbing dan celah langit-langit yang digelar di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Pada kesempatan tersebut, Fakultas Kedokteran Universitas Jember (FK UNEJ) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Polres Purworejo sebagai langkah memperkuat kolaborasi di bidang pengabdian kepada masyarakat, penelitian, serta pengembangan sumber daya manusia.

Kerja sama tersebut ditandatangani bersamaan dengan dimulainya kegiatan bakti sosial yang berlangsung selama tiga hari, mulai 26 hingga 28 Juni 2026. Sebanyak 17 pasien dari berbagai wilayah di Purworejo dan sekitarnya dijadwalkan menjalani operasi rekonstruksi bibir sumbing dan celah langit-langit secara gratis. Pelaksanaan operasi turut didukung oleh RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo yang menyiapkan ruang operasi (OK) beserta sarana dan prasarana medis untuk mendukung kelancaran tindakan bedah.

Kapolres Purworejo, AKBP Windy Syafutra, S.H., S.I.K., M.Med.Kom., mengatakan pihaknya mengerahkan seluruh jajaran hingga tingkat kepolisian sektor untuk menjaring masyarakat yang membutuhkan tindakan operasi tersebut agar manfaat kegiatan benar-benar dirasakan warga.

“Kami ingin memastikan tidak ada masyarakat yang terkendala akses informasi maupun biaya sehingga kehilangan kesempatan memperoleh pelayanan kesehatan yang layak. Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi perayaan institusi kepolisian, tetapi juga momentum menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami berharap operasi ini menghadirkan senyuman baru, mengembalikan rasa percaya diri anak-anak maupun orang dewasa yang selama ini hidup dengan keterbatasan, sekaligus membuka harapan baru bagi masa depan mereka. Senyum para pasien adalah hadiah terbaik bagi kami dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80,” ujarnya.

Ia menambahkan, kerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Jember diharapkan menjadi pintu masuk berbagai program kemanusiaan dan pengembangan daerah pada masa mendatang. Menurutnya, kolaborasi tersebut tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, tetapi juga memperkenalkan potensi Kabupaten Purworejo melalui kegiatan akademik, penelitian, dan pengabdian yang berdampak nyata.

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Jember, Dr. dr. Ulfa Elfiah, M.Kes., Sp.BP-RE., Subsp. L.B.L.(K)., mengungkapkan, jumlah peserta operasi di Purworejo merupakan yang terbanyak sepanjang pengalaman tim FK UNEJ menyelenggarakan bakti sosial operasi bibir sumbing gratis di berbagai daerah di Indonesia.

“Antusiasme masyarakat Purworejo sangat luar biasa. Ini menjadi jumlah peserta terbanyak yang pernah kami tangani dalam satu kegiatan bakti sosial. Hal tersebut menunjukkan masih besarnya kebutuhan pelayanan operasi rekonstruksi bagi masyarakat yang terkendala akses maupun biaya. Karena itu, kami menyambut baik kerja sama dengan Polres Purworejo sebagai fondasi untuk menghadirkan program-program pengabdian yang lebih berkelanjutan,” jelasnya.

Menurutnya, nota kesepahaman tersebut membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara perguruan tinggi dan kepolisian, tidak hanya pada kegiatan bakti sosial kesehatan, tetapi juga penelitian, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, edukasi masyarakat, pengembangan sumber daya manusia, hingga penguatan jejaring pelayanan kesehatan berbasis akademik.

Ia menambahkan, keberhasilan penyelenggaraan operasi bibir sumbing di Purworejo tidak lepas dari dukungan tenaga medis dan akademisi yang berasal dari berbagai bidang keahlian di Fakultas Kedokteran Universitas Jember. FK UNEJ terus memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan kedokteran yang menghasilkan tenaga kesehatan profesional sekaligus menghadirkan layanan kesehatan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat dapat melihat bahwa FK UNEJ tidak hanya mencetak dokter umum, tetapi juga terus mengembangkan berbagai Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dan layanan kesehatan unggulan yang didukung rumah sakit pendidikan serta jejaring rumah sakit mitra. Kami ingin pengabdian kepada masyarakat berjalan seiring dengan peningkatan mutu pendidikan, penelitian, dan pelayanan kesehatan sehingga manfaatnya dapat dirasakan semakin luas,” tutur Dr. Ulfa.

Ia berharap kerja sama dengan Polres Purworejo menjadi awal kolaborasi yang lebih luas, meliputi pengembangan pendidikan klinik, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, penelitian terapan, hingga perluasan akses pelayanan spesialistik bagi masyarakat di berbagai daerah.

“Melalui kolaborasi ini, Fakultas Kedokteran Universitas Jember, menegaskan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang terintegrasi dengan pelayanan kesehatan. Sejalan dengan transformasi pendidikan tinggi di bidang kesehatan, FK UNEJ juga terus memperkuat pengembangan berbagai Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) guna memenuhi kebutuhan dokter spesialis di Indonesia, sekaligus memperluas jejaring pelayanan kesehatan bersama rumah sakit pendidikan dan rumah sakit mitra di berbagai daerah,” ulasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Purworejo, Dion Agasi Setiabudi, S.I.Kom., M.Si., menyampaikan apresiasi atas sinergi yang dibangun antara FK UNEJ, Polres Purworejo, dan RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor seperti ini menjadi contoh nyata bahwa pelayanan publik akan semakin optimal apabila pemerintah, institusi pendidikan, rumah sakit, dan aparat negara bekerja bersama.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memilih Purworejo sebagai lokasi pengabdian kemanusiaan ini. Kehadiran tim Fakultas Kedokteran Universitas Jember memberikan harapan baru bagi masyarakat kami. Tidak hanya membantu memulihkan kondisi fisik para pasien, tetapi juga mengembalikan kepercayaan diri mereka untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut dalam berbagai program kesehatan lainnya sehingga manfaatnya dapat dirasakan semakin banyak warga,” ujarnya.

Sinergi antara FK UNEJ, Polres Purworejo, Pemerintah Kabupaten Purworejo, dan RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo diharapkan menjadi model kolaborasi yang berkelanjutan dalam menghadirkan layanan kesehatan spesialistik yang lebih merata. Lebih dari sekadar tindakan operasi, kegiatan ini menjadi wujud nyata bahwa kolaborasi antarlembaga mampu menghadirkan harapan, mengembalikan senyum, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.(is)