2.385 Mahasiswa UNEJ Berangkat Ikuti KKN

Jember, 10 Juli 2026

Wakil Rektor I bidang Akademik Universitas Jember (UNEJ) melepas secara resmi 2.385 mahasiswa dari beragam fakultas, untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) melalui beragam program (10/7/2027).

Mulai dari program KKN UNEJ Membangun Desa (UMD), KKN Kolaborasi Sekar Kijang, KKN 3T dan KKN Internasional. Dalam pesan pelepasannya, Prof. Slamin menegaskan empat hal kepada mahasiswa yang mengikuti KKN.

Pertama, jaga nama baik almamater. Sebagai tamu maka sudah seharusnya mahasiswa mengikuti adat istiadat dan budaya yang berlaku di lokasi KKN. Apalagi di KKN kali ini tidak hanya di seputaran wilayah Sekar Kijang (wilayah eks karesidenan Besuki) saja, namun hingga ke provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bahkan negara tetangga, Timor Leste. Kedua, jangan menggurui sebab mahasiswa datang dengan niatan belajar. Mahasiswa mengikuti program KKN dengan tujuan mendapatkan pengalaman dan pelajaran yang tidak akan didapat mahasiswa di bangku kuliah.

Wakil Rektor I UNEJ menyampaikan sambutan pelepasan

β€œKetiga, berikan solusi walau sekecil apapun sehingga KKN UNEJ benar-benar berdampak. Terakhir, manfaatkan program KKN sebagai arena mengasah soft skill kalian, semisal kemampuan bekerja sama dalam kelompok, kepemimpinan dan kemampuan persuasif. Sebab kemampuan tersebut memang akan kalian dapatkan di lapangan,” pesan Prof. Slamin.

Menurut Sekertaris III Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UNEJ, Ali Badrudin, pelepasan dilakukan secara hibrida, mengingat peserta KKN kali ini sudah ada yang berada di lokasi KKN. LP2M UNEJ sendiri terus mengembangkan KKN agar lebih berdampak, semisal dengan melibatkan perguruan tinggi lain melalui program KKN Kolaboratif Sekar Kijang. Pada KKN periode II tahun akademik 2025/2026 ini ada 2.024 mahasiswa UNEJ yang terlibat. Mereka akan berkolaborasi dengan mahasiswa dari perguruan tinggi lain di Banyuwangi, Situbondo dan Bondowoso.

Sekertaris III LP2M, Ali Badrudin melaporkan pelaksanaan KKN periode II tahun akademik 2025/2026 disaksikan oleh Kepala LP2M secara daring

β€œUntuk mahasiswa yang mengikuti program KKN UNEJ Membangun Desa ada 115 orang, dengan perincian di kabupaten Malang sebanyak 25 orang dan di kabupaten Pasuruan sebanyak 90 orang. Sisanya mengikuti program KKN 3T di provinsi NTT dan KKN Internasional di negara Timor Leste,” jelas Ali Badrudin.

Sementara itu ditemui di kegiatan pelepasan KKN, Yohana Butu salah seorang mahasiswi peserta program KKN Internasional menyatakan kesiapannya. Yohana yang asli Atambua NTT ini sengaja memilih ikut KKN Internasional karena memiliki kedekatan budaya. Sehingga program KKN yang diusungnya bersama lima kawannya diharapkan sukses. Seperti program desa sehat, pengentasan stunting hingga pemetaan potensi desa.

Wakil Rektor III UNEJ menyematkan jaket KKN kepada perwakilan peserta KKN periode II tahun akademik 2025/2026 disaksikan Wakil Rektor I dan IV.

β€œKebetulan saya bisa berbahasa Tetun walau belum fasih benar, jadi semoga dengan modal ini kami bisa melaksanakan semua program yang kami rencanakan. Sekalian pulang kampung sebab dari kota Atambua asal saya ke Baucau di Timor Leste hanya butuh perjalan darat tiga jam saja,” tutur mahasiswi Program Studi Televisi dan Film yang berencana akan membuat film pendek tentang lokasi KKN-nya.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Jember menyerahkan secara simbolis kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan mahasiswa

Kegiatan pelepasan KKN mahasiswa periode II tahun akademik 2025/2026 juga dihadiri para dekan serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan Jember. Sebagai informasi seluruh mahasiswa UNEJ yang mengikuti KKN akan mendapatkan perlindungan melalui program asuransi yang ada di BPJS Ketengakerjaan. (iim)