Jember, 23 Oktober 2026 —
Universitas Jember melalui UPA Pengembangan Karier dan Kewirausahaan Universitas Jember menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Bersama TikTok yang berlangsung selama lima hari, mulai 19 hingga 23 Oktober 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh 143 orang mahasiswa Universitas Jember dari 5 fakultas dengan trainer Rosyida Rahmah, S.E.
Pelatihan dibuka oleh kepala UPA Pemgembangan Karier dan Kewirausahaan Universitas Jember, Dr. Rokhani, SP., M.Si. Dalam sambutannya Dr Rokhani berpesan pada peserta pelatihan agar mengikuti pelatihan selama 4 hari dengan sungguh-sungguh karena pada hari ke-5 peserta akan mengikuti Uji Kompetensi, dengan passing grade 80. Kepada peserta yang nilainya melebihi passing grade akan diberi kesempatan untuk mengikuti berbagai program di mitranya tik tok, salah satunya program magang. “Pelatihan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengenal lebih jauh pemanfaatan platform TikTok dan Tokopedia dalam mendukung aktivitas pemasaran digital, pembuatan konten, serta pengembangan peluang usaha melalui fitur afiliasi” demikian ungkap Dr Rokhani, SP., M.Si.
Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman dan pengalaman praktis kepada mahasiswa mengenai pemanfaatan fitur TikTok dan Tokopedia, strategi penjualan produk, pengelolaan afiliasi, hingga pembuatan konten yang sesuai dengan standar dan regulasi yang berlaku. Melalui rangkaian materi dan praktik selama lima hari, peserta dibekali wawasan mengenai peluang pengembangan kompetensi di bidang pemasaran digital dan perdagangan elektronik (e-commerce).
Pada hari pertama, Senin (19/10), peserta memperoleh materi mengenai pengetahuan umum seputar TikTok dan Tokopedia, meliputi fitur-fitur yang tersedia pada platform, tips dan trik memulai program afiliasi (affiliate), serta strategi melakukan siaran langsung (live) untuk berjualan. Materi ini menjadi pengenalan bagi peserta untuk memahami berbagai fitur dan peluang yang dapat dimanfaatkan dalam kegiatan pemasaran digital.

Memasuki hari kedua, Selasa (20/10), pelatihan berfokus pada strategi penjualan produk dan cara meningkatkan konversi. Selain memperoleh pemaparan materi, peserta juga mengikuti praktik melalui simulasi (roleplay) pembuatan konten untuk sebuah merek (brand). Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menerapkan pemahaman yang diperoleh dalam menyusun konten promosi yang sesuai dengan kebutuhan merek dan tujuan pemasaran.
Pada hari ketiga, Rabu (21/10), peserta mempelajari materi Traffic Utilization and Affiliate Management yang membahas pemanfaatan lalu lintas pengunjung (traffic) serta pengelolaan afiliasi. Dalam sesi ini, peserta memperoleh wawasan mengenai tips dan trik menjadi afiliator TikTok, termasuk memahami pentingnya strategi dalam memanfaatkan platform untuk mendukung promosi dan meningkatkan peluang penjualan produk.

Selanjutnya, pada hari keempat, Kamis (22/10), materi difokuskan pada standar konten dan regulasi yang berlaku. Pembahasan ini memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pentingnya menghasilkan konten yang sesuai dengan ketentuan platform, sekaligus memperhatikan standar yang harus dipenuhi dalam kegiatan promosi dan pemasaran digital.
Rangkaian pelatihan ditutup pada hari kelima, Jumat (23/10), melalui pelaksanaan uji kompetensi bagi para peserta. Uji kompetensi ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan untuk mengukur pemahaman dan keterampilan yang telah diperoleh mahasiswa selama mengikuti pelatihan, setelah sebelumnya mendapatkan materi dan pengalaman praktik dalam bidang pemasaran digital dan afiliasi.

Secara keseluruhan, Pelatihan Bersama TikTok memberikan kesempatan bagi mahasiswa Universitas Jember untuk memperluas wawasan dan mengembangkan keterampilan praktis dalam pemanfaatan platform digital. Materi yang mencakup strategi penjualan, pembuatan konten, pengelolaan afiliasi, serta pemahaman terhadap regulasi diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa dalam menghadapi perkembangan dunia digital dan peluang kewirausahaan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kreativitas, meningkatkan kompetensi digital, serta memanfaatkan peluang yang tersedia pada ekosistem perdagangan elektronik secara lebih strategis dan profesional.

