Jember, 2 November 2026
Upaya penyelamatan nyawa pada situasi gawat darurat sangat ditentukan oleh tindakan awal sebelum pasien tiba di fasilitas kesehatan (pre-hospital).
Hal inilah yang menjadi fokus utama Ns. I Gusti Ngurah Juniartha, S.Kep., M.Kep., dosen Program Studi D3 Keperawatan Fakultas Keperawatan (FKep) Universitas Jember (UNEJ) Kampus Lumajang, dalam menjalankan berbagai aktivitas akademik dan pengabdiannya saat ini.Sebagai dosen yang mendalami keahlian Keperawatan Gawat Darurat, Juniartha menilai bahwa masyarakat sering kali ragu atau takut memberikan pertolongan pertama saat terjadi kondisi darurat karena keterbatasan pengetahuan. Padahal, ketepatan teknik pengangkatan, pemindahan, dan evakuasi korban merupakan kunci utama agar proses pertolongan dapat berlangsung aman tanpa memperparah cedera korban.
“Teknik-teknik pertolongan ini sebenarnya sangat mudah dilakukan. Namun, karena tidak tahu prosedurnya, masyarakat menjadi tidak berani melakukannya ketika ada korban yang membutuhkan evakuasi cepat di lapangan,” jelasnya.

Berangkat dari urgensi substantif tersebut, Juniartha secara konkret menyusun media pembelajaran visual berupa video Teknik Pengangkatan, Pemindahan, dan Evakuasi Emergency. Video ini dirancang secara sistematis melalui penentuan topik, pembaruan referensi, penyesuaian materi dengan Standar Operasional Prosedur (SOP), hingga perekaman adegan nyata agar tahapan tindakan pre-hospital dapat dipahami dan dipraktikkan dengan tepat oleh masyarakat maupun tenaga medis.
Dedikasi Juniartha dalam mengemas materi pre-hospital ini membuahkan apresiasi di tingkat nasional. Dalam ajang kompetisi yang diselenggarakan oleh Asosiasi Institusi Pendidikan Vokasi Keperawatan Indonesia (AIPViKI) Regional VII pada 21 September 2026, karya tersebut berhasil meraih Terbaik II Kategori Ketepatan SOP dalam Lomba Video Pembelajaran Kategori Dosen.
Raihan tersebut sekaligus melengkapi deretan prestasi sivitas akademika UNEJ Kampus Lumajang di ajang nasional AIPViKI Regional VII. Pada ajang yang sama, Patricia Naomi Manik (mahasiswa D3 Keperawatan) meraih Juara III Lomba Esai Inovatif, sementara R. Endro Sulistyono, S.Kep., Ns., M.Kep. memperoleh Terbaik II Kategori Original dan Inovasi dalam Lomba Ide Pembelajaran Inovatif Kategori Dosen.

Saat ini, Juniartha terus mengintegrasikan keahlian gawat darurat dan penanganan pre-hospital tersebut ke dalam seluruh aktivitas akademiknya di UNEJ Kampus Lumajang. Di bidang pengajaran, ia bertindak sebagai Penanggung Jawab Mata Kuliah (PJMK) Gawat Darurat dan Manajemen Bencana, serta mengampu mata kuliah Praktik Klinik Keperawatan Gawat Darurat dan Gizi dan Diet.
Pada bidang penelitian dan pengabdian masyarakat, Juniartha bersama Kelompok Riset (KeRis) AED sedang memetakan arah penelitian, merancang agenda pengabdian triwulan IV tahun 2026, serta menyusun buku ajar keperawatan gawat darurat. Selain itu, ia aktif mengawal proyek inovasi mahasiswa dan dipercaya menjadi tutor bagi peserta lomba video AIPViKI pada Oktober 2026.
Bagi Juniartha, keberhasilan meraih penghargaan nasional bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan wujud nyata dari berjalannya ekosistem akademik yang produktif di kampus satelit.
“Saya melihat ini sebagai bukti bahwa kualitas dan daya saing sivitas akademika Kampus Lumajang mampu bersaing sampai tingkat nasional. Kepekaan terhadap persoalan di sekitar, seperti pentingnya edukasi pertolongan pre-hospital, menjadi titik awal lahirnya gagasan dan inovasi,” ungkapnya.
Ia pun berharap langkah ini dapat memotivasi dosen dan mahasiswa untuk terus berkolaborasi, berani mencoba, dan menghasilkan karya-karya nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Tidak ada yang namanya superman, yang ada yaitu super team,” pungkasnya sembari bercanda.
Capaian Ns. I Gusti Ngurah Juniartha beserta tim FKep UNEJ Kampus Lumajang menegaskan komitmen perguruan tinggi dalam menghadirkan edukasi dan inovasi keperawatan gawat darurat yang bermanfaat luas bagi dunia pendidikan maupun keselamatan masyarakat. (dil/ajf)
#DiktisaintekBerdampak #UNEJBerdampak #IKU7 #IKU8

