Berita Universitas Jember

Kontribusi Universitas Jember Dalam Monitoring Migrasi Burung Pantai di Selatan Jember Pulau Jawa

Indonesia merupakan salah satu wilayah penting yang menjadi jalur utama berbagai jenis burung migran karena indonesia Sebagai negara tropis dan dilewati garis khatulistiwa. Salah satu lokasi Pantai Selatan Jember merupakan jalur bagi migrasi tamu tak berpasport, yaitu burung pantai. Terjadinya migrasi karena Belahan Bumi utara mulai memasuki musim dingin, sumber makanan yang semakinberkurang menyebabkan ribuan burung melakukan migrasi ke Belahan Bumi Selatan untuk mencari makan dan menghindari musim dingin dan melanjutkan siklus perkembangbiakannya.

Pada setiap tahunnya, beribu ribu burung bermigrasi ke Bumi bagian selatan melalui dua jalur. Yaitu Pertama, koridor daratan sebelah timur (Eastern inland corridor) jalur yang dilalui dari tenggara Siberia melalui timur Tiongkok menuju semenanjung Malaysia, lalu mendarat di Indonesia yakni Jawa, Bali, dan Lombok. Kedua, Koridor Pantai Pasific (Coastal pacific corridor) yaitu jalur yang akan dilalui oleh burung-burung dari timur Rusia yang melewati Kepulauan Jepang dan Taiwan, lalu ke selatan Filipina dan menepi di wilayah Sunda Besar.

Foto bersama Mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP UNEJ

Pengamatan burung (Bird Waching) yang telah dilakukan pada beberapa bulan terakhir oleh Abdu Rohman (Dosen Pendidikan Biologi) bersama mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jember, mendapati ratusan burung jenis Dara laut Jambul (Thalasseus bergii) dipantai selatan jember, spesies burung dari family Sternidae, genus Sterna. Burung ini merupakan jenis burung pemakan ikan, kepiting yang memiliki habitat di pantai, pulau karang.

 

Foto : Dara laut Jambul (Thalasseus bergii)

Gajahan Pengala (Numenius phaeopus) adalah spesies burung perancah yang termasuk dalam family Scolopacidae. Burung ini adalah salah satu jenis gajahan yang paling menyebar luas, berbiak di wilayah-wilayah subarktik di Amerika Utara, Asia dan Eropa.

Kedidi putih (Calidris alba)  adalah sejenis burung perandai atau burung pantai yang berukuran sedang. Burung ini berbiak di wilayah lingkar kutub Arktika; di musim dingin bermigrasi jauh ke selatan hingga Eropa selatan, Amerika Selatan, Afrika, Asia Tenggara, dan Australia

Foto : Kedidi putih (Calidris alba)

Trinil pantai (Actitis hypoleucos) spesies burung dari family Scolopacidae, genus Actitis. Burung ini merupakan jenis burung pemakan krustasea, serangga, invertebrata lain yang memiliki habitat di habitat luas. gosong lumpur, beting pasir, pantai, sungai, sawah, tersebar sampai ketinggian 1.500 m dpl.

Trinil kaki kuning (Tringa flavipes), Burung ini berbiak di Alaska, Kanada dan Amerika Serikat. Musim dingin bermigrasi ke Tierra del Fuego dan Galapagos. Vagran di Eropa, biasanya di musim semi. Tercatat sebagai pengunjung yang jarang ke Sumatra pada tahun 1983.

Cerek jawa (Charadrius javanicus), adalah sejenis burung perandai atau burung pantai yang berukuran relatif kecil. Semula diduga merupakan burung endemik Pulau Jawa, kini diketahui bahwa cerek jawa menyebar luas di banyak wilayah pesisir di Indonesia.

       
Menurut Abdu Rohman, Selatan pantai Jember merupakan lokasi penting bagi burung pantai migrant yang ada di Jember, karena lokasi ini menyediakan berbagai tipe habitat bagi burung. Setidaknya ada ada 5 tipe habitat : tepi pantai, laguna, delta sungai (meliputi sungai dan muara sungai), persawahan dan mangrove. Burung pantai dalam kehidupannya banyak tergantung kepada keberadaan pantai atau lahan basah secara umum sebagai tempat untuk mencari makan maupun berkembang biak. (Abdu Rohman, SSi., MSc. Dosen Pendidikan Biologi)