Jember, 23 Agustus 2026
Universitas Jember (UNEJ) kembali menegaskan komitmennya dalam melahirkan sumber daya manusia yang unggul secara intelektual sekaligus memiliki kedalaman spiritual.
Hal tersebut terbukti pada gelaran Wisuda Periode II Tahun Akademik 2026/2027 yang berlangsung di Kampus Tegalboto, lewat sosok Nafisah Aulia Abdhy. Mahasiswi Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UNEJ ini menarik perhatian publik karena tidak hanya diwisuda bersama 799 lulusan lainnya dengan deretan prestasi akademik, tetapi juga sukses menyandang predikat Hafizah Al-Qur’an 30 juz.Perjalanan Nafisah membuktikan bahwa kesibukan akademik dan dinamika kehidupan kampus tidak menjadi halangan untuk menjaga komitmen keagamaan. Hafalan Al-Qur’an 30 juz yang telah diraihnya sejak bangku menengah atas di SMA Ar-Rohmah Putri Malang, berhasil ia pertahankan di tengah padatnya aktivitas perkuliahan.

“Tantangan terbesar justru ada pada proses murojaah (menjaga hafalan) saat menjadi mahasiswa. Kesibukan, tanggung jawab organisasi, dan lingkungan yang heterogen menuntut konsistensi tinggi. Bagi saya, kuliah adalah bekal sukses karier dunia, sedangkan Al-Qur’an adalah bekal akhirat,” ujar Nafisah usai prosesi wisuda di Kampus Tegalboto, Sabtu (22/08/2026).
Ia menambahkan, statusnya sebagai penghafal Al-Qur’an menjadi kontrol diri alami dalam bersikap dan berinteraksi sehari-hari. Nilai-nilai religius tersebut berjalan selaras dengan torehan prestasinya di bidang akademik dan pengabdian masyarakat.

Selama menempuh pendidikan di FKM UNEJ, Nafisah mencatatkan berbagai pencapaian impresif, antara lain Bronze Medal Lomba Esai Tingkat Nasional oleh Nusantara Muda, Penerima Pendanaan Kegiatan Pengabdian Masyarakat Mahasiswa Peduli Stunting oleh BKKBN, Finalis 10 Besar Lomba Esai Public Health Competition FKM UNEJ, dan Amanah Kepemimpinan sebagai Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat (Hamasakesmas) FKM UNEJ.
Keberhasilan menyeimbangkan kecerdasan intelektual, kepedulian sosial, dan spiritualitas yang dimiliki perempuan asal Pasuruan ini, diakui tak lepas dari peran dan pesan kedua orang tuanya.

“Sejak awal, orang tua saya memberikan dukungan penuh atas keputusan saya untuk mulai menghafal Al-Qur’an, tapi orang tua saya selalu berpesan untuk menjadi penghafal Al-Qur’an yang tetap berpendidikan tinggi dan pesan itulah yang bisa membawa saya pada titik ini. Sampai sekarangpun, bapak ibu saya adalah orang pertama yang selalu mengingatkan saya untuk murojaah di tengah kesibukan saya dalam kegiatan perkuliahan dan Ormawa. Jadi apa yang saya capai hari ini tentu bukan hanya hasil usaha saya sendiri, tetapi juga ada doa, dukungan, dan pengorbanan keluarga saya di belakang,” pungkasnya.

Melalui wisuda periode ini, Universitas Jember terus membuktikan perannya dalam mencetak lulusan berdaya saing global yang tetap berakar kuat pada nilai-nilai moral dan keagamaan. (dil/adi)
#DiktisaintekBerdampak #UNEJBerdampak #IKU2
