UNEJ Gelar Pembekalan Calon Wisudawan Periode V dan VI T.A 2026/2027 : 353 Peserta Dibekali Strategi Membangun dan Menyiapkan Karier

Jember, 24 Oktober 2026

Universitas Jember (UNEJ) melalui UPA Pengembangan Karier dan Kewirausahaan menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Calon Wisudawan Periode V & VI Tahun Akademik 2026/2027 pada hari Sabtu (24/10) secara hybrid melalui Zoom Meeting dan sebagian oeserta hadir secara luring di lantai 2 gedung kewirausahaan.

Kegiatan yang mengusung tema “Your Next Move: Membangun Karier, Menciptakan Peluang, dan Menyiapkan Masa Depan Profesional” ini diselenggarakan oleh UPA Pengembangan Karier dan Kewirausahaan Universitas Jember kolaborasi dengan Keluarga Alumni Universitas Jember (KAUJE) sebagai langkah mempersiapkan lulusan menghadapi dunia kerja dan membangun masa depan profesional.

Kegiatan ini diikuti oleh 353 calon wisudawan dari berbagai fakultas di lingkungan Universitas Jember. Peserta terbanyak berasal dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan  sebanyak 44%,  disusul Fakultas Ekonomi dan Bisnis sebanyak 16%, Fakultas Teknologi Pertanian sebanyak 14%, dan Fakultas Pertanian sebanyak 10%, sisanya berasal dari berbagai fakultas di Universitas Jember.

Acara dipandu oleh Dr. Frenza Fairuz Firmansyah, M.Pd. selaku moderator, dan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Mars Universitas Jember. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Kepala UPA Pengembangan Karier dan Kewirausahaan Universitas Jember, Dr. Rokhani, S.P., M.Si. Dalam sambutannya kepala UPA menyampaikan bahwa tema kali ini sengaja dipilih karena komitmen UPA dalam mendampingi karier mahasiswa dalam membangun karier sejak mahasiswa.  Upaya membangun karier (Career Building) ini dapat dilakukan melalui kesiapan mental dan sikap dengan cara mengubah pola pikir (mindset) dari seorang mahasiswa (pembelajar) menjadi seorang profesional yang siap menghadapi dunia kerja yang dinamis. Melalui 2 narasumber yang dihadirkan dalam pembekalan bagi calon wisudawan diharapkan calon wisudawan memahami strategi memasuki dunia kerja misal dengan terampil dalam menulis CV dengan resume yang menarik, pembuatan portofolio, serta simulasi wawancara kerja (mock interview) dari kedua narasumber. “Pembekalan calon wisudawan menjadi penting untuk menjembatani transisi dari dunia akademik ke dunia kerja atau kewirausahaan dengan memanfaatkan peluang serta membekali lulusan agar siap bersaing secara mandiri” ungkap Dr. Rokhani, SP., M.Si, dosen dari program Studi Penyuluhan Pertanian Fakultas Pertanian UNEJ yang sekaligus kepala UPA Pengembangan Karier dan Kewirausahaan.

Memasuki sesi materi, narasumber pertama, Cahyaning Indriasari, S.E., M.M. selaku Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Tengah dan DIY, menyampaikan materi bertajuk “Your Next Move: From Graduation to Growth”. Dalam pemaparannya, beliau menegaskan bahwa perusahaan tidak hanya merekrut kandidat dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK tinggi saja), tetapi juga kemampuan menyelesaikan masalah (problem solving). Beliau menyampaikan bahwa perbedaan kecepatan memulai karier bukan ukuran tunggal keberhasilan, melainkan arah, kesiapan, kemampuan beradaptasi, serta konsistensi membangun nilai diri.

Materi tersebut dikemas dalam kerangka tiga pilar, yaitu Build Your Career, Create Opportunities, dan Prepare Your Future. Pada pilar pertama, peserta diajak memahami empat modal pembentuk karier (career capital), yakni academic capital, skill capital, social capital, dan character capital, serta mengubah pengalaman menjadi bukti kemampuan melalui pendekatan STAR (Situasi, Tugas, Tindakan, Hasil) dan pembangunan portofolio. Pilar kedua menekankan bahwa lulusan memiliki lebih dari satu pintu masuk, yaitu sebagai karyawan/profesional, wirausaha, freelance/proyek, maupun melanjutkan pendidikan. Adapun pilar ketiga membahas pentingnya profesionalisme dan ketahanan emosional, kecakapan finansial dan pengelolaan kas, serta keselamatan dan perlindungan sosial, termasuk pemahaman atas perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Hari Tua (JHT) melalui BPJS Ketenagakerjaan. Beliau juga mengingatkan peserta untuk melakukan evaluasi tanpa kehilangan arah ketika kesempatan belum datang, serta menutup materi dengan pesan “Know Your Potential”.

Sesi pertama dilanjutkan dengan tanya jawab interaktif antara narasumber dan peserta, kemudian ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada narasumber dari Kepala UPA Pengembangan Karier dan Kewirausahaan, Dr. Rokhani.

Narasumber kedua, Wijayanti, M.AP. selaku Tenaga Ahli Komisi X DPR RI sekaligus Founder PT Lokalkarya Kreatif, membawakan materi bertema “Local to Global: Menjawab Tantangan Zaman Lewat Kreativitas & Sikap Kritis”. Beliau memaparkan kondisi era VUCA (volatility, uncertainty, complexity, ambiguity) serta realitas pasar tenaga kerja, di antaranya data Badan Pusat Statisyik (BPS) yang mencatat dari sekitar 7,28 juta pengangguran terbuka di Indonesia, sebanyak 3,55 juta jiwa (48,7 persen) berasal dari kelompok usia muda 15–24 tahun. Beliau juga mengutip laporan Future of Jobs World Economic Forum 2025 yang menyebutkan bahwa 44 persen keahlian dasar pekerja akan berubah akibat penetrasi kecerdasan buatan (artificial Intellegence) dan otomasi.

Di sisi lain, beliau menyoroti potensi sektor ekonomi kreatif yang menyumbang lebih dari Rp1.600 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dengan pertumbuhan 6,89 persen dan menyerap lebih dari 27,4 juta tenaga kerja. Karena itu, beliau mendorong para calon wisudawan untuk menggeser pola pikir dari pemburu lowongan (job seeker) menjadi pencipta peluang (opportunity creator), memanfaatkan media sosial sebagai sarana riset pasar, validasi ide, dan portofolio hidup, serta belajar dari contoh usaha kreatif mandiri berbasis potensi lokal. Beliau turut menegaskan bahwa AI sebaiknya dimanfaatkan sebagai alat akselerasi, karena AI tidak memiliki empati, kepekaan etika sosial, dan kemampuan bernegosiasi secara manusiawi.

Sebagai panduan aksi, beliau menyampaikan empat langkah taktis bagi wisudawan, yaitu mengaudit masalah mikro di sekitar, memberi nilai tambah melalui storytelling dan desain, berkolaborasi lintas disiplin, serta mengoptimalkan regulasi dan dukungan pemerintah, seperti pendaftaran Hak kekayaan Intelektual (HKI)/Paten gratis, insentif wirausaha pemula, dan pendanaan kepemudaan. Sesi kedua juga dilanjutkan dengan tanya jawab dan diakhiri dengan penyerahan sertifikat dari Kepala UPA Pengembangan Karier dan Kewirausahaan.

Melalui kegiatan ini, Universitas Jember berharap para calon wisudawan memiliki kesiapan, arah, dan strategi yang jelas dalam melangkah setelah lulus, baik sebagai profesional, wirausaha, maupun melalui jalur lainnya, sehingga mampu berkontribusi sebagai lulusan yang adaptif dan berdaya saing.