Universitas Jember Kampus Lumajang Bantu Wujudkan Program Santri Tanggap Kesehatan

[vc_row][vc_column][vc_column_text]

Lumajang, 21 Desember 2019

Program Studi Diploma 3 Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Jember Kampus Lumajang melalui Kelompok Riset Nursing Care in Community Setting for the Acceleration of Healthy in Indonesia (KeRis Nurse.co.id) kembali mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kali ini yang menjadi sasaran adalah kalangan pondok pesentren, dan yang dipilih adalah Pondok Pesantren Yayasan Darul Qur’an Wisata Hati, Lumajang (19-21/12). Menurut Achlish Abdillah, dosen sekaligus anggota KeRis Nurse.co.id, tujuan kegiatan kali ini adalah membantu mewujudkan Program Santri Tanggap Kesehatan yang menjadi bagian dari Program Pesentren Sehat Kementerian Kesehatan RI.

               Menurut dosen yang akrab dipanggil Pak Achlish ini, target dari kegiatan ini adalah memberikan pemahaman bagaimana menjaga kesehatan pribadi dan bagaimana memberikan pertolongan pertama pada kasus-kasus gangguan kesehatan. “Tugas kami memberikan pendidikan kesehatan kepada santri, dengan adanya kegiatan ini diharapkan mereka mampu melakukan pencegahan dan tatalaksana dini terkait gangguan kesehatan yang mungkin mereka hadapi sebelum pasien dibawa ke pertolongan kesehatan lain. Jadi jangan sampai jatuh korban hanya gara-gara ketidaktahuan dalam pemberian pertolongan pertama,” ungkap Pak Achlish.

            Target kedua adalah pembentukan Pos Kesehatan Pesantren di Pondok Pesantren Yayasan Darul Qur’an Wisata Hati. Untuk membentuk Pos Kesehatan Pesantren ini KeRis Nurse.co.id melatih santri menggunakan alat-alat kesehatan dasar. “Dalam Pos Kesehatan Pesantren akan tersedia tensi meter untuk mengetahui tekanan darah para santri atau santriwati, termometer untuk mengetahui suhu tubuh serta kotak Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan atau  P3K lengkap,” lanjut Pak Achlis. Menurutnya program ini akan berlanjut ke pesantren lain yang ada di Lumajang.

Adapun materi yang diberikan kepada santri adalah Tatalaksana Gangguan Kesehatan di Pondok yang di sampaikan oleh  Dwi Octha Pebriyanti. Materi Deteksi Dini Gangguan Kesehatan dengan Pemeriksaan Tanda-Tanda Vital (TTV) disampaikan oleh Syaifudin Kurnianto. Sementara materi ketiga adalah  Lingkungan dan Sanitasi Rumah Sehat oleh Achlis Abdillah. Para pemateri dari KeRis Nurse.co.id yakin, jika para santri dapat menguasai ketiga materi tersebut maka kualitas kesehatan santri dapat terus meningkat dan lebih berdaya. Kegiatan pelatihan diselenggarakan di Pondok Pesantren Yayasan Darul Qur’an Wisata Hati dan Universitas Jember Kampus Lumajang.

Adanya pengabdian masyarakat di pondok pesantren mendapatkan pujian dari Ustad Budiono, Ketua Yayasan Pesantren Darul Qur’an Wisata Hati. Menurutnya kegiatan pengabdian kepada masyarakat seperti ini sangat penting mengingat baru kali ini diadakan di pesentren yang diasuhnya.  “Selama ini kami juga tidak memiliki pengetahuan dasar kesehatan dan bagaimana pertolongan pertama bagi orang yang sakit. Kami sering kebingungan saat santri mengalami demam, muntah dan atau diare. Keberadaan Pos Kesehatan Pesantren pasti akan banyak membantu kami,” tutur ustadz Budiono mengucapkan terima kasih kepada tim KeRis Nurse.co.id Universitas Jember Kampus Lumajang. Dalam kegiatan kali ini dirinya mengajak 21 orang santriwati dan didampingi 5 pengasuh. (tim UNEJ Lumajang)

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]

Skip to content