Jember, 28 April 2026
Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) di Pusat UTBK Universitas Jember (UNEJ) resmi berakhir pada Senin, 27 April 2026.
Di balik deretan angka dan ketatnya persaingan, terselip kisah menggetarkan hati yang datang dari Alvi Annafisah Fauzi, peserta yang berjuang di tengah balutan doa kedua orang tuanya.Alvi, peserta asal Ledokombo, menjadi salah satu potret nyata bagaimana dukungan keluarga menjadi napas utama dalam menghadapi ujian penentu masa depan ini. Perjalanannya menuju lokasi ujian di Fakultas Kedokteran UNEJ dimulai saat langit masih gelap. Sejak fajar menyingsing, kedua orang tuanya telah bersiap, menembus dinginnya udara pagi demi memastikan sang putri bungsu tiba tepat waktu di gerbang masa depannya.
Kehadiran orang tua di sisi Alvi bukan sekadar pengantaran biasa. Sang ibu bahkan terlibat langsung membimbing proses belajar Alvi selama masa persiapan. “Saya bersyukur ada mereka yang mau menemani, saya jadi merasa lebih semangat. Sebelum masuk ruang ujian pun, doa dari orang tua menjadi bekal utama saya,” ungkap Alvi mengenang momen ujiannya.

Termotivasi oleh ketiga saudaranya yang telah lebih dulu terjun di dunia medis, Alvi memantapkan pilihannya pada Program Studi Ilmu Keperawatan dan Farmasi di Universitas Jember. Baginya, profesi kesehatan adalah jalan untuk mengabdi sekaligus mengikuti jejak sukses kakak-kakaknya.
Namun, motivasi terbesar Alvi melampaui sekadar cita-cita pribadi. Ia melihat UTBK sebagai pintu masuk untuk membantu kondisi ekonomi keluarga. Dengan lolos jalur SNBT, ia berharap dapat meringankan beban biaya pendidikan yang harus ditanggung orang tuanya.
“Saya terharu melihat ayah dan ibu tetap bersabar menunggu di luar ruangan. Kehadiran mereka adalah pengingat akan pengorbanan yang sudah mereka berikan. Saya ingin membalas itu dengan kabar kelulusan nanti,” imbuhnya dengan nada haru.

Kini, setelah seluruh rangkaian ujian di Pusat UTBK UNEJ berakhir, Alvi dan ribuan peserta lainnya tengah menanti pengumuman resmi. Bagi Alvi, perjalanan di Fakultas Kedokteran kemarin bukan hanya soal menjawab soal-soal rumit di layar komputer, melainkan langkah awal untuk membuktikan baktinya kepada orang tua.
“Untuk ayah dan ibu, terima kasih sudah mengiringi langkahku. Tunggu aku membawa kabar baik nanti,” pungkasnya optimis.
Kisah Alvi menjadi pengingat bagi kita semua bahwa di balik setiap nomor ujian dan kesuksesan seorang anak, ada kasih sayang orang tua yang tak terputus oleh waktu. Adapun pengumuman resmi hasil kelulusan SNBT 2026 dijadwalkan akan diumumkan serentak pada tanggal 25 Mei 2026 mendatang melalui laman resmi SNPMB. (dil/rb)
#DiktisaintekBerdampak #UNEJBerdampak #IKU1

