Jember, 10 Agustus 2026
Unit Kegiatan Mahasiswa Marching Band Symphony Rama Universitas Jember (UKM MBSR UNEJ) kembali mengukir prestasi gemilang di kancah internasional.
Pada ajang bergengsi International Jember Marching Carnival (IJMC) 2026 yang digelar di GOR PKPSO Jember, Sabtu (8/8/2026), tim marching band kebanggaan Kampus Tegalboto ini sukses memborong empat gelar juara sekaligus di kategori Open Class.Empat piala yang berhasil diboyong MBSR UNEJ meliputi Juara 2 Night Street Parade Culture, Juara 2 Best Performance, Juara 2 Best Music, serta Juara 3 Best Color Guard.
Ajang tahunan yang berlangsung pada 7–9 Agustus 2026 ini bukan sekadar kompetisi biasa. IJMC 2026 menjadi panggung spektakuler yang mempertemukan belasan tim marching band unggulan dari berbagai daerah di Indonesia—seperti Malang, Banyuwangi, Bondowoso, Blitar, Kediri, Pasuruan, Tegal, hingga Yogyakarta—serta partisipasi kontingen mancanegara Brass Projection dari Samut Prakan, Thailand. Tak heran jika gelaran ini kerap dijuluki sebagai ajang “perang para bintang” oleh para pegiat marching band.

Dipimpin langsung oleh Bupati Jember, Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., dan didukung penuh oleh Panitia serta KORMI Jember, IJMC 2026 menghadirkan beragam nomor kompetisi bergengsi seperti Color Guard Battle, Drum Line Battle, Brass Battle, hingga Street Parade. Ribuan warga bahkan memadati jalur parade pusat kota untuk menyaksikan perpaduan musik, koreografi, dan atraksi visual dari para peserta.
Ketua UKM MBSR UNEJ, Zidnii Rikku Amelia, mengungkapkan rasa bangganya dapat membawa nama Universitas Jember di tengah sengitnya persaingan skala internasional.
“Merupakan sebuah kehormatan bagi kami dapat berdiri sejajar dan berkompetisi bersama tim-tim hebat dengan rekam jejak prestasi yang kuat. Capaian ini menjadi dorongan besar bagi kami untuk terus berkembang,” ujar mahasiswa yang akrab disapa Amel tersebut, Senin (10/08/2026).

Capaian ini sekaligus memperpanjang rekor manis MBSR UNEJ di ajang IJMC. Pada edisi 2025 lalu, MBSR UNEJ juga sukses memborong gelar juara di kategori Brass Battle dan Street Parade.
Amel menjelaskan bahwa keberhasilan mempertahankan posisi podium ini diraih melalui persiapan matang yang penuh tantangan. Tim harus menyelaraskan kemampuan teknik instrumen, membangun kekuatan fisik dan mental, hingga menyusun konsep visual yang adaptif terhadap evaluasi tim pelatih.
“Tantangan di awal latihan pasti ada, terutama dalam menyelaraskan kualitas penampilan para player. Namun berkat komitmen, komunikasi, dan kedisiplinan seluruh anggota, kami mampu memberikan penampilan terbaik di arena kompetisi,” tambahnya.

Menutup keterangannya, Amel menyampaikan harapannya agar MBSR UNEJ dapat terus menjaga eksistensi dan kekompakannya di masa mendatang. Ia berharap organisasi ini semakin solid dan konsisten melahirkan generasi anggota yang berkarakter, disiplin, serta berdedikasi tinggi untuk mengharumkan nama Universitas Jember di berbagai ajang kompetisi selanjutnya.
“Semoga MBSR semakin berkembang, semakin solid, dan konsisten mempertahankan prestasi yang telah diraih,” pungkasnya. (dil/rb)
#DiktisaintekBerdampak #UNEJBerdampak #IKU3
