Jember, 21 September 2026
Universitas Jember (UNEJ) menyelenggarakan kegiatan Evaluasi Kinerja Surveyor Tracer Study Triwulan III Tahun 2026 pada hari Senin (21/9).
Kegiatan ini diselenggarakan oleh UPA Pengembangan Karier dan Kewirausahaan (UPA PK&K) Universitas Jember dan diikuti secara langsung oleh para surveyor Tracer Study 2026 dari seluruh fakultas di lingkungan UNEJ.Turut hadir dalam kegiatan ini Dr. Fendi Setyawan, S.H., M.H. selaku Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Jember, Dr. Rokhani, S.P., M.Si. selaku Kepala UPA Pengembangan Karier dan Kewirausahaan Universitas Jember, para Wakil Dekan III dan Wakil Koordinator Akademik dan Alumni dari seluruh fakultas di lingkungan Universitas Jember.
Kegiatan ini merupakan agenda rutin sebagai bentuk akuntabilitas sekaligus upaya memotivasi kinerja para surveyor dalam menuntaskan pelaksanaan Tracer Study 2026. Wakil Dekan III dan Wakil Koordinator Akademik dan Alumni turut diundang untuk mengevaluasi seberapa efektif fungsi koordinasi antara fakultas dan surveyor dalam menjalankan tugas pengumpulan data alumni.
Dalam sambutannya, Dr. Rokhani, S.P., M.Si. memaparkan capaian realisasi Tracer Study 2026 yang menunjukkan tren positif. Dari total 7.643 lulusan, jumlah responden yang berhasil dihimpun mencapai 6.969 orang, jauh melampaui target minimal responden sebanyak 1.516 orang. Angka tersebut setara dengan persentase responden sebesar 91,18 persen.
Meski demikian, beliau menyampaikan bahwa capaian tersebut belum merata di seluruh fakultas. Fakultas Ilmu Komputer tercatat sebagai fakultas dengan tingkat respons tertinggi, disusul Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta Fakultas Keperawatan. Sebaliknya, sejumlah fakultas masih berada pada tingkat respons yang rendah,.
Dr. Rokhani juga menegaskan bahwa capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) 2 di level universitas saat ini berada pada angka 40,4 persen, yang masih jauh dari target 65 persen sebagaimana kontrak kinerja rektor dengan kementerian. Beliau menekankan bahwa IKU 2 merupakan cerminan wajah universitas, karena baik atau tidaknya capaian ini salah satunya ditentukan oleh rekam jejak alumni setelah lulus, baik yang bekerja, berwirausaha, maupun melanjutkan studi. Beliau mengingatkan bahwa apabila tingkat alumni yang belum terserap masih tinggi, hal ini berpotensi memengaruhi kebijakan buka-tutup program studi ketika UNEJ menyandang status PTNBH.
Sambutan sekaligus pembukaan resmi kegiatan kemudian disampaikan oleh Dr. Fendi Setyawan, S.H., M.H. selaku Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni. Dalam sambutannya, beliau menjelaskan bahwa evaluasi progres capaian IKU 2 terkait lulusan merupakan kegiatan rutin yang penting, mengingat Bidang III mengemban dua IKU salah satunya Adalah IKU 2.
Beliau menyampaikan bahwa target capaian tersebut telah ditandatangani langsung oleh Rektor dalam dokumen kontrak kinerja dengan Kementerian, dengan target 65 persen dan batas waktu hingga Desember 2026, atau tersisa sekitar tiga bulan ke depan. Dr. Fendi juga mengapresiasi capaian response rate yang telah melampaui target dan mencapai 91,18 persen, namun mengingatkan bahwa data tersebut masih perlu divalidasi lebih lanjut karena pihak Kementerian akan melakukan penelusuran acak (uji petik/sampling) terhadap data yang telah dilaporkan.
Beliau berharap target minimal yang telah ditetapkan dapat terpenuhi secara menyeluruh, dengan tetap mempertimbangkan bahwa karakteristik data di masing-masing fakultas berbeda-beda, termasuk proporsi lulusan yang melanjutkan ke jenjang profesi, yang pada tahun ini diberikan bobot penilaian sebesar 0,6.
Usai sesi sambutan dan pembukaan, rangkaian acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama antara Wakil Rektor III, Kepala UPA Pengembangan Karier dan Kewirausahaan, serta seluruh hadirin, sebagai penanda dibukanya kegiatan secara resmi.
Memasuki inti acara, sesi pemaparan materi sekaligus tanya jawab disampaikan oleh tiga narasumber. Jarkasi, S.Sos., M.Si. selaku Ketua Tim Kerja Kemahasiswaan dan Alumni memaparkan capaian pelaksanaan Tracer Study oleh surveyor tahun 2026 sekaligus skema penelusuran alumni yang dihubungi oleh para surveyor. Selanjutnya, Novan Aulia R., S.Kom., M.M. selaku Tim Kerja PKLI membuka diskusi mengenai berbagai kendala yang dialami surveyor selama proses pengumpulan data di lapangan. Materi ditutup oleh Dedy Tri Saksono, S.Ikom. dari Divisi Sistem Informasi UPA TIK UNEJ, yang menjelaskan pembaruan sistem yang telah dilakukan pada aplikasi SISTER guna mendukung kelancaran pelaksanaan Tracer Study.
Sesi ini turut diramaikan dengan diskusi dan tanya jawab yang interaktif antara narasumber dan peserta surveyor terkait kendala teknis maupun strategi penjaringan responden.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan dari masing-masing surveyor terkait capaian pelaksanaan Tracer Study di fakultasnya masing-masing, kendala yang dihadapi selama proses pengumpulan data, serta upaya-upaya yang telah dilakukan untuk mengatasinya. Sesi ini turut diikuti dengan diskusi dan tanya jawab lanjutan, di mana peserta saling berbagi pengalaman, masukan, serta solusi guna meningkatkan kualitas pelaksanaan Tracer Study ke depannya.
Melalui kegiatan evaluasi ini, Universitas Jember berupaya memperkuat koordinasi antar-surveyor dan fakultas, meningkatkan kualitas serta validitas data pelaksanaan Tracer Study, sekaligus mendorong percepatan capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) 2 sebagai bagian dari upaya mendukung pengembangan layanan akademik dan alumni yang lebih baik.




