Berita Universitas Jember

BRI Bantu Universitas Jember 5 Milyar Rupiah

Jember, 31 Agustus 2019

Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyerahkan bantuan kepada Universitas Jember sebesar lima milyar rupiah. Bantuan ini diserahkan langsung oleg R. Sophia Alizsa, Direktur Human Capital BRI yang juga alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Jember kepada Moh. Hasan, Rektor Universitas Jember saat upacara wisuda periode I tahuan akademik 2019/2020 di Gedung Soetardjo (31/8). Rencananya, bantuan dari BRI ini akan digunakan untuk membangun Menara Kewirausahaan di Kampus Tegalboto.

Menurut Direktur Human Capital BRI, bantuan ini diharapkan nantinya dapat menumbuhkan wirausaha-wirausaha muda di kalangan mahasiswa Universitas Jember. “Era Revolusi Industri 4.0 yang saat ini sudah kita rasakan menuntut sumber daya manusia yang berkualitas, agar mampu bersaing di pasar kerja. Sumber daya manusia yang punya daya kreativitas yang tinggi, mampu beradaptasi di semua kondisi di tengah makin seringnya perubahan yang terjadi. Sementara itu dunia kerja menginginkan lulusan perguruan tinggi yang memiliki karakter sebagai problem solving. Di sisi lain kesempatan memulai usaha rintisan juga makin terbuka dengan kecanggihan teknologi informasi dan komunikasi, kesempatan yang harus diraih oleh mahasiswa Universitas Jember,” jelas R. Sophia Alizsa yang juga didaulat memberikan orasi ilmiah dalam wisuda kali ini.

“Oleh karena itu saya meminta lulusan Universitas Jember menjadi pribadi-pribadi yang tangguh, harus percaya diri menjadi lulusan Kampus Tegalboto sebab sudah banyak alumnusnya yang terbukti berprestasi di berbagai bidang. Di jajaran dewan direktur BRI saja ada dua direkturnya yang merupakan alumnus Universitas Jember, termasuk saya,” ungkap R. Sophia Alizsa yang alumnus Fakultas Ekonomi, yang juga merasakan diwisuda 30 tahun lalu di Gedung Soetardjo. Selain memberikan bantuan senilai lima milyar rupiah, Direktur Human Capital BRI juga memberikan secara simbolis kartu Keluarga Alumni Universitas Jember (Kauje) bagi alumnus Fakultas Teknologi Pertanian yang diterima oleh Siswoyo Soekarno, Dekan Fakultas Teknologi Pertanian.

Harapan  Direktur Human Capital BRI disambut oleh Rektor Universitas Jember. Menurut Moh. Hasan Kampus Tegalboto terus berusaha meningkatkan kualitas lulusannya dengan berbagai program. “Contohnya seperti di wisuda kali ini, dari 900 wisudawan sebanyak 611 orang lulus tepat waktu, dan 256 orang meraih predikat cum laude. Jumlah mahasiswa yang lulus tepat waktu ini dari tahun ke tahun, dari wisuda ke wisuda selalu menunjukkan grafik yang naik. Awalnya kami menetapkan target dalam setiap wisuda akan ada 50 persen wisudawan yang lulus tepat waktu, tapi kali ini mencapai 68 persen. Sebagai informasi, total semenjak berdiri di tahun 1964 hingga kini Universitas Jember telah meluluskan 101.658 sarjana dari berbagai jenjang,” ungkap Moh. Hasan.

Tampil sebagai wisudawan dengan predikat Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi di jenjang sarjana adalah Erwinda Viantasari, S.Pd. dari Program Studi Pendidikan Matematika FKIP. Gadis asli Banyuwangi ini memperoleh IPK nyaris sempurna yakni 3,92 yang diraihnya selama berkuliah 3 tahun 9 bulan dan 5 hari. Sementara untuk jenjang diploma diraih oleh Gitaluna Octa Arabella, A.Md. dari Program Studi Diploma 3 Perpajakan FISIP dengan IPK 3,81 setelah kuliah selama 2 tahun 9 bulan dan 24 hari.

Berikut data lulusan Universitas Jember dalam wisuda periode I tahun akademik 2019/2020.

No Fakultas S 3 S 2 S 1 S 0 Jumlah
1. Hukum 8 84 92
2. Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 39 24 63
3. Pertanian 1 32 33
4. Ekonomi dan Bisnis 14 90 66 170
5. Keguruan dan Ilmu Pendidikan 8 185 193
6. Ilmu Budaya 25 25
7. Teknologi Pertanian 40 40
8. Kedokteran Gigi 63 63
9. Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam 4 31 35
10. Kedokteran 5 5
11. Kesehatan Masyarakat 14 14
12. Teknik 5 63 7 75
13. Farmasi 28 28
14. Keperawatan 32 32
15. Ilmu Komputer 13 13
16. Program Pascasarjana 19 19
J u m l a h 0 59 744 97 900

 (iim)