Jember, 30 Juli 2026
Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tapak Suci Universitas Jember (UNEJ) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan prestasi mahasiswa sekaligus melestarikan budaya bangsa melalui olahraga.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Kejuaraan Pencak Silat UNEJ Tapak Suci Grand Prix Universitas Jember 2026 yang resmi dibuka pada Rabu malam (29/07/2026) di Gedung Keluarga Alumni Universitas Jember (KAUJE) dengan mengusung tema βThe Ultimate Fightβ. Kejuaraan pencak silat ini mempertemukan pesilat dari 14 kontingen berbagai daerah dan perguruan tinggi dalam sebuah ajang kompetisi yang tidak hanya mengedepankan prestasi, tetapi juga pembentukan karakter dan sportivitas.Pembina UKM Tapak Suci UNEJ Chandra Eko Wahyudi Utomo, S.Si., M.T. menyampaikan bahwa kegiatan kemahasiswaan yang diselenggarakan di lingkungan perguruan tinggi hendaknya mampu memberikan manfaat nyata bagi pengembangan potensi mahasiswa, terlebih melalui kompetisi olahraga.

“Kegiatan mahasiswa yang diselenggarakan harus memberikan dampak positif. Apalagi olahraga yang dikemas dalam bentuk kejuaraan. Harapannya, melalui ajang ini lahir atlet-atlet berpotensi yang mampu berprestasi, baik mewakili daerah maupun perguruan tinggi masing-masing,” ujarnya.
Menariknya, Kejuaraan Tapak Suci Grand Prix 2026 mengajak setiap peserta memaknai pertandingan lebih dari sekadar persaingan di atas gelanggang. Ketua Pelaksana Tapak Suci Grand Prix 2026, Ustina Urfania menjelaskan bahwa pemilihan tema merepresentasikan perjuangan setiap pesilat dalam menaklukkan tantangan yang ada dalam dirinya sendiri.

“The Ultimate Fight bukan sekadar menggambarkan pertarungan melawan lawan, tetapi perjuangan melawan rasa takut, keraguan, ego dan batas kemampuan diri sendiri. Setiap pertandingan adalah proses membentuk karakter. Menang memang sebuah prestasi, tetapi keberanian untuk terus berlatih, disiplin dan menghormati lawan merupakan nilai yang jauh lebih besar,” jelasnya.
Ustina Urfania juga menyampaikan bahwa seluruh peserta akan berkompetisi sejak kejuaraan ini resmi dibuka pada 29 Juli 2026 hingga 2 Agustus 2026, bertempat di gedung KAUJE UNEJ yang akan diikuti oleh berbagai kontingen sebagai berikut:
1. Universitas Jember (UNEJ)
2. Universitas Airlangga (UNAIR)
3. Universitas Muhammadiyah Jember (UNMUH)
4. Universitas Bali Internasional Muhammadiyah (BIM University)
5. Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyyah Imam Syafiβi (STDI Jember)
6. MTs Al-Ikhwan
7. SMP Negeri 1 Jenggawah
8. SMP Ad-Dhuha Jember
9. SD Muhammadiyah 1 Jember
10. SD Muhammadiyah 1 Tanggul
11. Tapak Suci Nusantara
12. Tapak Suci Tempurejo
13. Tapak Suci Ambulu
14. Tapak Suci Kalisat
Lebih dari sekadar kompetisi olahraga, Kejuaraan Tapak Suci Grand Prix 2026 juga menjadi bagian dari upaya melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya Indonesia. Panitia mengemas kejuaraan melalui konsep acara, identitas visual, publikasi digital, hingga kolaborasi dengan berbagai pihak agar pencak silat semakin dekat dengan generasi muda.

“Kami ingin generasi muda melihat bahwa pencak silat itu keren, relevan dan memiliki filosofi yang kuat. Pencak silat mengajarkan disiplin, rasa hormat, sportivitas dan kecintaan terhadap budaya Indonesia. Harapannya, peserta maupun penonton tidak hanya mengingat siapa yang menjadi juara, tetapi juga semakin bangga terhadap warisan budaya bangsa,” imbuhnya.
Menjelang dimulainya pertandingan, ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar menjadikan setiap laga sebagai ruang untuk belajar dan bertumbuh.
“Bertandinglah dengan hati, bukan hanya dengan ambisi. Bawa hasil latihan, kerja keras dan doa ke atas gelanggang, lalu hormati setiap lawan yang berdiri di hadapan kalian. Jangan takut kalah, karena setiap pertandingan akan mengajarkan sesuatu. Yang paling penting adalah pulang dengan karakter yang lebih kuat, pengalaman yang lebih kaya dan persaudaraan yang lebih luas,β pungkasnya. (dil/rb)
#DiktisaintekBerdampak #UNEJBerdampak #IKU3

