Sarasehan Desa Berdaya UNEJ Perkuat Sinergi Mahasiswa dan Masyarakat, Dorong Ekonomi Desa Berkelanjutan

Jember, 30 Juli 2026

Universitas Jember (UNEJ) kembali menegaskan komitmennya dalam membangun desa melalui penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, masyarakat, dan sektor pendukung.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sarasehan Desa Berdaya: Merajut Sinergi dan Keberlanjutan Program Pemberdayaan Desa Binaan PPK Ormawa Universitas Jember, yang menjadi ruang konsolidasi sekaligus penguatan keberlanjutan berbagai inovasi mahasiswa di desa-desa binaan, kegiatan ini diselenggarakan di Aula Lantai 3 Rektorat Universitas Jember (30/07/2026).

Kegiatan ini mempertemukan mahasiswa pelaksana Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa), pemerintah daerah, perangkat desa, mitra perbankan, serta masyarakat untuk membahas strategi menjaga keberlanjutan program pemberdayaan yang telah berjalan selama enam bulan.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Jember, Dr. Fendi Setyawan, S.H., M.H., kala memberikan sambutan dan membukan acara sarasehan

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Jember, Dr. Fendi Setyawan, S.H., M.H., menegaskan, PPK Ormawa merupakan program unggulan yang secara konsisten menjadi bagian dari pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sekaligus pengembangan kawasan pedesaan berbasis inovasi.

β€œPPK Ormawa merupakan program rutin tahunan yang dirancang untuk mendorong pengembangan wilayah pedesaan melalui inovasi mahasiswa. Yang paling penting dari program ini adalah terbangunnya komitmen bersama antara mahasiswa, masyarakat, dan kelembagaan desa sehingga inovasi yang dikembangkan tidak berhenti ketika program selesai, tetapi terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, misi utama PPK Ormawa adalah menghadirkan solusi nyata melalui penerapan inovasi yang mampu meningkatkan nilai ekonomi masyarakat desa, baik berupa inovasi baru maupun pengembangan program yang telah ada agar semakin produktif dan berkelanjutan.

Penandatanganan kerjasama dengan camat dan kepala desa wilayah sebaran Program PPK Ormawa UNEJ

Pada tahun ini, UNEJ mengimplementasikan enam program inovasi mahasiswa yang tersebar di Kabupaten Jember, Bondowoso dan Lumajang. Seluruh program dilaksanakan selama kurang lebih enam bulan dengan melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama sehingga setiap inovasi dapat disesuaikan dengan potensi lokal masing-masing wilayah.

Ia berharap hasil pendampingan tersebut mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi desa. Namun demikian, ia menilai keberlanjutan program memerlukan dukungan multipihak, termasuk sektor perbankan.

β€œKami berharap program ini mampu menumbuhkan ekonomi lokal. Karena itu kami juga mendorong keterlibatan dunia perbankan untuk memberikan pendampingan dan akses pembiayaan kepada masyarakat. Banyak inovasi yang sebenarnya memiliki potensi besar, tetapi sering kali terkendala permodalan. Kehadiran lembaga keuangan menjadi faktor penting agar inovasi masyarakat dapat terus berkembang,” jelasnya.

Ia menambahkan, prestasi UNEJ dalam penyelenggaraan PPK Ormawa menjadi bukti kualitas pembinaan organisasi kemahasiswaan. Dalam beberapa tahun terakhir, tim PPK Ormawa Universitas Jember secara konsisten meraih peringkat pertama dan kedua tingkat nasional, menjadikan program ini sebagai salah satu ikon pengabdian mahasiswa UNEJ.

Sementara itu, Camat Silo, Bagas Wahyudi Witjaksono, S.E., memberikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa Universitas Jember yang dinilai mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat.

Penandatanganan kerjasama dengan camat dan kepala desa wilayah sebaran Program PPK Ormawa UNEJ

Menurutnya, kehadiran mahasiswa tidak hanya membantu meningkatkan aktivitas ekonomi melalui berbagai inovasi yang dikembangkan, tetapi juga membangun semangat masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan.

β€œProgram ini memberikan manfaat yang sangat luas. Selain mendorong tumbuhnya ekonomi masyarakat melalui inovasi yang sesuai dengan potensi desa, kehadiran mahasiswa juga menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi. Masyarakat dapat melihat secara langsung bagaimana ilmu pengetahuan mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan di desa,” ungkapnya.

Ia berharap sinergi antara Universitas Jember, pemerintah daerah, pemerintah desa, masyarakat, dan berbagai mitra dapat terus diperkuat sehingga setiap program pemberdayaan tidak hanya menghasilkan inovasi, tetapi juga menciptakan kemandirian ekonomi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di pedesaan.

Melalui Sarasehan Desa Berdaya ini, Universitas Jember kembali menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam pembangunan daerah. Dengan mengedepankan kolaborasi, inovasi, dan keberlanjutan, PPK Ormawa diharapkan terus melahirkan model-model pemberdayaan desa yang berdampak nyata, memperkuat ekonomi lokal, sekaligus mewujudkan desa yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing.(is)