UNEJ Sosialisasikan Program Ausbildung Jerman Bersama Msa Education, Buka Peluang Karier Profesional Di Eropa

Jember, 9 September 2026

Universitas Jember menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Program Ausbildung Jerman secara daring melalui platform Zoom Meeting pada hari Rabu (9/9).

Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama dengan MSA Education Indonesia (PT. Mitra Sinergi Anugerah), salah satu unit usaha di bawah Mitra Group yang bergerak di bidang konsultasi bahasa dan budaya Jerman serta penempatan peserta program vokasi Ausbildung.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Universitas Jember dalam memperluas wawasan mahasiswa dan calon lulusan mengenai peluang pendidikan vokasi sekaligus jenjang karier profesional di luar negeri, khususnya di Jerman, melalui skema program Ausbildung dan Fachkraft.

Acara ini difasilitasi oleh Dr. Rokhani., S.P., M.Si., yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya penjajakan kerja sama ini serta mengajak para peserta untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai salah satu alternatif pengembangan karier pasca-kelulusan. Beliau juga menekankan pentingnya membekali diri dengan wawasan global dan kesiapan menghadapi peluang kerja internasional di tengah persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif.

Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi dari pihak MSA Education Indonesia yang disampaikan langsung oleh Dr. Wesley Go, B.Ac., M.A., M.Pd. selaku President Director dan Victor Nathanael, S.E., M.I.B. selaku Managing Director. Dalam paparannya, kedua narasumber menjelaskan bahwa Ausbildung merupakan program pendidikan vokasi Jerman yang terunggul di Eropa, di mana peserta dengan latar belakang lulusan SMA/SMK/MA dapat menjalani studi vokasi secara gratis sambil bekerja di industri selama tiga tahun, dengan pembagian waktu dua hari perkuliahan dan tiga hari praktik kerja setiap minggunya.

Selama menjalani program, peserta memperoleh uang saku berkisar €1.100–1.700 atau setara Rp22,4–34,6 juta per bulan. Apabila melanjutkan bekerja di Jerman setelah program selesai, pendapatan pokok yang dapat diperoleh berkisar €2.250–3.500 atau setara Rp45–72,5 juta per bulan, belum termasuk uang lembur dan bonus tahunan. Bidang-bidang Ausbildung yang tersedia meliputi perhotelan, restoran, kuliner, keperawatan, teknik, dan supermarket.

Narasumber juga memaparkan jalur Fachkraft, yaitu skema penempatan bagi tenaga kerja profesional yang telah memiliki keahlian khusus dan diakui secara resmi melalui pendidikan, pelatihan, serta sertifikasi. Program ini terbuka bagi lulusan D3/D4/S1 jurusan terkait dengan batas usia maksimal 35 tahun, dan mensyaratkan sertifikat Bahasa Jerman level B1/B2 khusus untuk bidang keperawatan. Pendapatan pada jalur Fachkraft dimulai dari €2.250 (setara Rp45 juta/bulan) untuk bidang perhotelan dan kuliner, serta €2.500 (setara Rp50 juta/bulan) untuk bidang keperawatan.

Terkait persyaratan umum penerimaan program Ausbildung, peserta harus berusia 18–30 tahun, berkewarganegaraan Indonesia baik pria maupun wanita, memiliki paspor dengan masa berlaku di atas tiga tahun, serta siap menempuh pembelajaran Bahasa Jerman hingga level B1/B2 khusus bidang keperawatan dan teknik. Proses secara keseluruhan, mulai dari pendaftaran, pembelajaran bahasa, ujian, wawancara, hingga pengurusan visa, diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 10–14 bulan mengikuti jadwal keberangkatan yang ditetapkan.

Dalam kesempatan tersebut, kedua narasumber turut memperkenalkan profil Mitra Group, grup perusahaan yang telah beroperasi sejak tahun 2005 dan bergerak di bidang pendidikan, pelatihan, serta penempatan tenaga kerja ke luar negeri, dengan cakupan negara penempatan meliputi Jepang, Jerman, Belanda, Austria, Rumania, Turki, Uni Emirat Arab, Singapura, Hong Kong, Taiwan, Malaysia, Brunei Darussalam, Qatar, dan Kuwait. Grup ini menaungi empat anak perusahaan, salah satunya PT. Mitra Sinergi Anugerah (MSA Education) yang berfokus pada konsultasi pendidikan dan penempatan program Ausbildung di Jerman.

Sesi pemaparan materi turut diramaikan dengan sesi tanya jawab yang interaktif, di mana para peserta berkesempatan untuk berdiskusi langsung mengenai persyaratan pendaftaran, skema pembiayaan, tahapan seleksi, hingga prospek karier setelah menyelesaikan program Ausbildung maupun Fachkraft di Jerman. Melalui kegiatan sosialisasi ini, Universitas Jember berupaya membuka wawasan mahasiswa dan calon lulusan mengenai alternatif jenjang karier internasional yang dapat ditempuh selain jalur kerja di dalam negeri, sekaligus mempererat sinergi dengan mitra industri dan lembaga pendidikan luar negeri dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang adaptif, kompetitif, dan berdaya saing global.