Jember, 2 Oktober 2026
Sebanyak 64 tim peserta Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2026 mulai mematangkan persiapan akhir kendaraan di Universitas Jember menjelang puncak kompetisi pada 3-4 Oktober mendatang.
Usai mengikuti Technical Meeting (TM), para peserta dari berbagai perguruan tinggi se-Indonesia kini bersiap menjalani Technical Inspection untuk memastikan kelayakan teknis dan keamanan kendaraan.Kesiapan tersebut salah satunya ditunjukkan oleh Selembayung Team dari Universitas Riau (UNRI). Andry P. Daulay, mahasiswa Teknik Mesin UNRI, mengungkapkan bahwa timnya telah melakukan riset dan perakitan kendaraan sejak Februari lalu. Keikutsertaan tahun ini menjadi debut perdana bagi Andry dan timnya di ajang KMHE, yang ditempuh dengan perjuangan panjang menyeberangi Pulau Sumatra dan Jawa.

“Kami menempuh perjalanan darat selama tiga hari sejak hari Senin dari Riau untuk membawa kendaraan dan perlengkapan tim sampai ke Jember,” ungkap Andry.
Meskipun menempuh perjalanan jauh, semangat tim tetap membara berkat dukungan penuh yang diberikan oleh pihak kampus dan dosen pembimbing. Dukungan tersebut menjadi modal berharga bagi tim untuk memboyong dua kendaraan sekaligus di kategori Urban dan Prototype.

“Sejauh ini persiapannya aman-aman saja. Pembuatan dua mobil ini juga mendapat dukungan penuh dari pihak kampus dan dosen kami. Sekarang kami tinggal memastikan semuanya siap untuk mengikuti tahapan selanjutnya,” lanjutnya.
Tim yang beranggotakan 16 orang ini menyiagakan dua driver untuk masing-masing armada. Meski berstatus sebagai pendatang baru, mereka optimistis dapat membawa pulang gelar juara.

“Kami mengunggulkan dua-duanya. Harapannya, minimal kami bisa pulang dari sini membawa juara,” tegasnya.
Bagi para mahasiswa, ajang KMHE tak sekadar mengejar trofi, melainkan juga menjadi wadah riset dan pengembangan inovasi teknologi ramah lingkungan.
“Harapannya, semoga KMHE ini bisa menjadi tempat riset bagi anak teknik ataupun mahasiswa lainnya untuk mengembangkan diri,” pungkas Andry.

Kini, seluruh kendaraan yang telah melalui proses perancangan dan perakitan selama berbulan-bulan siap diuji dalam Technical Inspection. Tahapan pemeriksaan ketat ini menjadi penentu utama kesesuaian regulasi sebelum 64 tim resmi melaju dan beradu efisiensi di arena perlombaan. (dil/ajf)
#DiktisaintekBerdampak #UNEJBerdampak #IKU3 #IKU5 #IKU7

