Solusi Stunting dan Pemberdayaan UMKM: Mahasiswa UNEJ Gagas Inovasi Inklusi Gizi Pangan Laut dan Platform Digital berbasis AI-Blockchain

Jember, 27 Oktober 2026

Menjawab tantangan pemenuhan gizi masyarakat serta optimalisasi potensi perekonomian daerah, tim mahasiswa Universitas Jember (UNEJ) merumuskan dua gagasan inovatif berkelanjutan: ArNutriSea (diversifikasi produk pangan laut kaya gizi) dan ArDiginova (platform pendampingan digital UMKM berbasis kecerdasan buatan/AI dan blockchain).

Inovasi pertama, ArNutriSea, hadir dari realitas melimpahnya hasil tangkapan laut di kawasan pesisir Paiton, Kabupaten Probolinggo, yang belum diimbangi dengan tingkat konsumsi gizi ikan yang optimal di kalangan anak-anak.

ArNutriSea menawarkan formulasi olahan praktis seperti nugget sayur ikan, bakso ikan, brownies ikan, hingga abon ikan agar lebih mudah diterima oleh anak-anak dan masyarakat umum.

“Untuk dapat mencerdaskan anak-anak bangsa, kita harus memulainya dari penyediaan makanan yang sehat dan bergizi seimbang. Melalui ArNutriSea, kami memadualkan aspek nutrisi dengan model pemberdayaan masyarakat pesisir,” ujar Hasan Asari, mahasiswa Prodi Ekonomi Pembangunan FEB UNEJ.

Hasan Asari dan Nafira Zahra Aulia Azizah Ramadhani, mahasiswa UNEJ yang menggagas Inovasi Inklusi Gizi Pangan Laut dan Platform Digital berbasis AI-Blockchain

Tidak hanya berfokus pada produk pangan, ArNutriSea mengusung konsep ekosistem bisnis inklusif. Tim merancang skema kemitraan pasokan bahan baku dengan nelayan lokal dengan harga yang adil, serta melibatkan ibu rumah tangga sekitar dalam proses pengolahan untuk memberikan sumber pendapatan tambahan. Selain itu, konsumen juga mendapatkan media edukasi “Fish to Smart”—sebuah panduan literasi gizi interaktif untuk meningkatkan pemahaman keluarga akan pentingnya pemenuhan nutrisi berbasis protein laut.

Sementara itu, inovasi kedua, ArDiginova, dirancang untuk memecahkan dua kendala utama UMKM dan startup lokal: akses permodalan yang transparan serta literasi keuangan-digital yang masih terbatas.

ArDiginova memanfaatkan teknologi blockchain untuk menjamin transparansi, akuntabilitas, dan pencatatan transaksi yang tidak dapat dimanipulasi (immutable) guna meningkatkan kepercayaan investor. Platform ini juga dilengkapi AI Assistant interaktif yang bertindak sebagai mentor virtual pelaku usaha dalam mengelola pembukuan keuangan, analisis pasar, serta panduan pengembangan bisnis sesuai tahap pertumbuhan masing-masing UMKM.

Prototype Inovasi ArDiginova, milik mahasiswa UNEJ, untuk memudahkan akses pendanaan dan digitalisasi UMKM

Hasan menegaskan bahwa inovasi bisnis masa kini tidak boleh hanya berfokus pada profitabilitas jangka pendek, melainkan harus memiliki nilai keberlanjutan (sustainability) dan daya guna sosial.

“Untuk menciptakan bisnis yang berkelanjutan, pengusaha muda dan pelaku UMKM harus memahami manajemen keuangan yang sehat serta responsif memanfaatkan teknologi digital guna meningkatkan efisiensi dan kualitas produk,” tambahnya.

Ke depan, tim mahasiswa UNEJ berharap rancangan gagasan ArNutriSea dan ArDiginova ini tidak berhenti sebagai model konsep semata, melainkan dapat diimplementasikan secara riil melalui kolaborasi strategis bersama pemerintah daerah, dunia industri, dan lembaga pendukung inkubasi bisnis.

Berkat keunggulan dan dampak sosial dari kedua gagasan tersebut, tim yang terdiri dari Hasan Asari bersama Nafira Zahra Aulia Azizah Ramadhani (Prodi Akuntansi FEB UNEJ) ini sukses mencuri perhatian dalam ajang kompetisi ide bisnis dan esai tingkat nasional NEIRA 3 di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, dengan memboyong Bronze Medal pada babak final yang berlangsung pada Agustus 2026 lalu.

“Sebagai mahasiswa, kita harus mencoba peluang sekecil apa pun untuk menciptakan perubahan dan memberi dampak nyata. Kami berharap gagasan ini mendapatkan dukungan komprehensif agar dapat dihilirisasi dan dirasakan manfaatnya secara luas oleh masyarakat pesisir serta pelaku UMKM,” pungkas Hasan. (dil/rb)

#DiktisaintekBerdampak #UNEJBerdampak #IKU3 #IKU7