Menjembatani Data dan Pemahaman Lingkungan, Mahasiswa UNEJ Angkat Isu Pertambangan Banyuwangi

Jember, 14 Oktober 2026

Persoalan lingkungan akibat aktivitas pertambangan acap kali sulit dipahami oleh masyarakat luas.

Meskipun data teknis dan dokumen lingkungan tersedia secara resmi, penggunaan istilah yang rumit sering kali menjadi benteng penghalang bagi publik untuk benar-benar memahami kondisi ekosistem di sekitarnya.

Kondisi tersebut mendorong sekelompok mahasiswa Universitas Jember (UNEJ) untuk menciptakan inovasi literasi digital bertajuk TALUNA. Karya ini dirancang sebagai strategi edukasi digital untuk membangun literasi lingkungan masyarakat, khususnya terkait dampak pertambangan emas PT BSI di Banyuwangi.

Inovasi tersebut dikembangkan oleh tim lintas disiplin ilmu yang diketuai Veny Firdayanti bersama Aulia Jihan Fadilah dan Adelia Septina dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, serta Moh. Jindan Sarifullah dan Reihan Arka Permana dari Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Ilmu Komputer.

Potret tim taluna, kolaborasi mahasiswa FKIP dan FASILKOM

Fokus kajian pada PT BSI dipilih karena posisi geografis wilayah Banyuwangi yang unik, yakni berada di kawasan hutan dan terhubung langsung dengan ekosistem pesisir. Keterkaitan antara bentang alam, ekosistem hulu-hilir, dan aktivitas manusia inilah yang dimanfaatkan tim sebagai ruang belajar interaktif untuk menumbuhkan kepedulian lingkungan.

Gagasan utama di balik TALUNA menekankan bahwa literasi lingkungan bukan sekadar akses terhadap data, melainkan kemampuan mengolah informasi hingga masyarakat mampu melihat keterkaitan riil antara perubahan lingkungan dan kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, data teknis pertambangan diolah menjadi materi digital interaktif yang komunikatif dan ramah pengguna.

“Melalui Peta Interaktif, pengguna dapat mengenali lokasi dan konteks geografis wilayah yang dibahas. Pembahasan kemudian diperdalam melalui fitur Eksplorasi Mendalam, sementara Fakta Ilmiah menyajikan informasi berbasis kajian, sedangkan Kuis Interaktif melalui QR Code memberikan ruang bagi pengguna untuk menguji pemahamannya,” tutur Veny selaku ketua tim.

Tim TALUNA setelah presentasi pertama

Ia menambahkan, perancangan platform ini dirancang agar pengguna tidak berhenti pada pertanyaan mengenai apa yang terjadi, melainkan mampu memahami faktor penyebab, lokasi persoalan, hingga dampaknya terhadap ruang hidup masyarakat. Menurutnya, persoalan lingkungan tidak cukup hanya disampaikan melalui data teknis, tetapi masyarakat perlu memiliki akses terhadap informasi yang mudah dipahami agar dapat mengenali kondisi lingkungan di sekitarnya secara utuh.

Gagasan edukatif ini sukses membawa tim UNEJ bersaing dalam ajang bergengsi Nusantara Creative Competition (NCC) di Universitas Udayana, Bali, pada subtema lingkungan. Menyisihkan 314 tim pesaing sejak babak awal, tim TALUNA berhasil menembus sembilan besar finalis hingga meraih Juara Harapan 3 Kategori Umum, Gold Medal Subtema Lingkungan, Favorite Poster Subtema Lingkungan, serta The Most Favorite Poster Kategori Umum.

“Mulailah dari keresahan yang ada di sekitar, kembangkan menjadi gagasan, lalu beranilah membawanya ke kompetisi. Tidak perlu menunggu karya kita sempurna, karena setiap proses akan memberikan pengalaman dan pembelajaran baru,” pungkas Veny saat membagikan semangat kepada sesama mahasiswa.

Momen tim setelah prosesi penghargaan

Selain pencapaian tim TALUNA yang diraih pada 19-20 September 2026, mahasiswa Universitas Jember lainnya turut memboyong sederet penghargaan pada ajang NCC tersebut. Di antaranya adalah raihan Gold Medal Subtema Pariwisata dan Budaya serta Bronze Medal Subtema Sosial Ekonomi dan Teknologi oleh M. Imam Taufik, Putri Revalina Salsabila Khairani, Sherly Inelia Maharani, dan Muhammad Dhito Fakhrurrozi, disusul raihan Bronze Medal Subtema Pertanian oleh tim Fathimatuz Zahro, Raden Ayu Divala Diva Al Mohtar, Septyandika Galihrakha P., Anita Fitriani, serta Ismu Sofi Rahmawati. (dil/ajf)

#DiktisaintekBerdampak #UNEJBerdampak #IKU3 #IKU7