Jember, 5 Oktober 2026
Kontingen Universitas Jember (UNEJ) berhasil mengukir prestasi gemilang dalam ajang Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo XVII 2026 yang berlangsung pada 29 September–1 Oktober 2026 di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto.
Dalam puncak kompetisi wirausaha mahasiswa tingkat nasional tersebut, UNEJ memboyong tiga penghargaan sekaligus melalui inovasi berbasis teknologi digital, produk edukasi anak yang aman, serta penampilan budaya.Prestasi tersebut dipersembahkan oleh tim Agrivana yang meraih Juara 3 Kategori Bisnis Digital Tahap Awal dengan judul Agrivana Solusi Smart Urban Farming dalam Satu Genggaman Berbasis Computer Vision dan Ekosistem Digital. Tim Crayona Artvanture Studio sebagai Juara Harapan 3 Kategori Jasa Pariwisata dan Perdagangan Tahap Awal dengan judul Crayona Artvanture Studio Pusat Edukasi Kreativitas Anak Melalui Kelas Mewarnai dengan Krayon Food Grade Non Toksik, serta raihan Juara Harapan 2 dalam penampilan kontingen di Kirab Budaya KMI Expo XVII 2026.
Agrivana hadir sebagai platform agritech berbasis computer vision dan ekosistem digital untuk memberi solusi smart urban farming. Aplikasi ini dibekali sejumlah fitur unggulan, seperti AI Plant Doctor untuk mendeteksi penyakit tanaman, Smart Growth Tracking, AI Agent “Vana”, serta integrasi marketplace pertanian.

CEO Agrivana yang juga mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) UNEJ, Wahyu Jum’ah Maulidan, mengungkapkan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari konsistensi dan proses validasi yang panjang sejak tahap seleksi internal kampus hingga pendanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW). Bagi timnya, keunggulan Agrivana terletak pada keberhasilannya menjawab kebutuhan nyata para pelaku pertanian kota.
“Awalnya kami lebih banyak memikirkan bagaimana membuat aplikasi dengan fitur yang menarik. Namun selama mendalami program ini, kami menyadari sebuah produk harus benar-benar berangkat dari kebutuhan pengguna di lapangan. Juara 3 di KMI Expo bukan titik akhir, melainkan motivasi bagi kami untuk terus menyempurnakan fitur AI Plant Doctor dan ekosistem Agrivana agar menjadi platform agritech yang berkelanjutan serta berdampak nyata,” ujar Wahyu.
Keberhasilan Agrivana bertransformasi dari sekadar gagasan menjadi platform yang diakui di tingkat nasional tak lepas dari ekosistem pendukung di lingkungan kampus. Tim Agrivana mengungkapkan bahwa perjalanan panjang mereka sejak tahap persiapan proposal, pendanaan P2MW, hingga berdiri di podium juara didorong penuh oleh sinergi pendampingan dari Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) dan Tim Taskforce P2MW Universitas Jember. Melalui fasilitas sosialisasi, bimbingan evaluasi berkala, arahan penyusunan laporan, hingga pembekalan intensif menuju KMI Expo, para mahasiswa ditempa untuk menguasai tata kelola bisnis yang matang, manajemen riset pasar, serta ketahanan kerja tim di tengah padatnya aktivitas perkuliahan.

Sementara itu, tim Crayona Artvanture Studio menarik perhatian juri lewat terobosan kelas mewarnai anak berbasis edukasi lingkungan. Crayona mengusung produk krayon food grade berbahan dasar beeswax (lilin lebah) dan pewarna alami yang non-toksik, sehingga aman bagi anak-anak.
Ketua tim Crayona dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UNEJ, Cristania Velia Bella, menyampaikan rasa haru dan bangganya karena mampu membawa produknya hingga ke podium nasional dalam keikutsertaan perdana mereka.
“Sebagai peserta yang baru pertama kali mengikuti KMI Expo, jujur kami tidak menyangka bisa berdiri di podium nasional. Rasa lelah dari masa persiapan terbayar tuntas saat melihat ragam inovasi mahasiswa seluruh Indonesia dan bertukar wawasan dengan mereka. Penghargaan ini menjadi pemacu semangat kami untuk terus membesarkan Crayona, termasuk melengkapi variasi warna alami dan merambah ekosistem digital agar cakupan manfaatnya semakin luas,” ungkap Cristania.

Rangkaian raihan penghargaan ini mempertegas komitmen Universitas Jember dalam membina iklim kewirausahaan mahasiswa yang inovatif, berdaya saing tinggi, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. (dil)
#DiktisaintekBerdampak #UNEJBerdampak #IKU3 #IKU5 #IKU7

