Jember, 5 Agustus 2026
Universitas Jember melalui Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) kembali melaksanakan Audit Mutu Internal (AMI) Tahun 2026.
Kegiatan rutin ini digelar mulai Juli lalu hingga Oktober 2026. Menurut Kepala LPMPP UNEJ, Prof. Ermanto Fahamsyah, kegiatan ini bertujuan menggerakkan setiap unit kerja untuk melihat kembali capaian kinerja, mengenali hal-hal yang masih perlu diperbaiki, serta bersama-sama mencari langkah peningkatan yang tepat.Rangkaian kegiatan AMI 2026 dimulai dengan pengisian data kinerja pada 13β24 Juli 2026. Setelah itu, dilaksanakan audit kecukupan pada 27β31 Juli 2026 dan audit kepatuhan pada 4β31 Agustus 2026. Hasil audit kemudian dituangkan dalam laporan pada 1β18 September 2026, dilanjutkan dengan wrap-up hasil AMI pada 21β30 September 2026. Seluruh rangkaian akan ditutup melalui Rapat Tinjauan Manajemen pada 1β3 Oktober 2026.

βKami menargetkan kegiatan AMI 2026 tidak hanya sekedar memenuhi kewajiban pemeriksaan atau pemenuhan dokumen saja, tetapi wahana mengevaluasi apakah sistem dan proses operasional organisasi UNEJ sudah berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan, aturan yang berlaku, serta efektif dalam mencapai target atau sasaran mutu kita,β jelas Prof. Ermanto Fahamsyah saat ditemui di kampus (5/8/2026).
Melalui AMI, Universitas Jember melalui LPMPP ingin memastikan bahwa pelaksanaan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi telah berjalan sesuai standar sekaligus menemukan ruang untuk terus berkembang. Rekomendasi yang dihasilkan diharapkan dapat membantu setiap unit menyusun perbaikan yang lebih terarah dan sesuai kebutuhan.
Sebelumnya, LPMPP UNEJ juga telah menggelar beberapa kegiatan pendukung seperti Academic Leader II bertema βPeningkatan Kualitas Tata Kelola Perguruan Tinggi yang Akuntabel dan Transparanβ selama dua hari (21-22/7/2026). Tidak hanya bagi unsur pimpinan saja, kegiatan serupa juga diselenggarakan untuk tenaga kependidikan melalui pelatihan budaya mutu pada tanggal 17-18 Juni 2026 lalu.

βMari sukseskan AMI Universitas Jember Tahun 2026 dengan menyiapkan data secara lengkap, mengikuti setiap tahapan dengan terbuka, dan menindaklanjuti hasil audit secara nyata. Sebab, budaya mutu tidak hanya dibangun melalui dokumen, tetapi juga melalui komitmen dan langkah perbaikan bersama,β ajak Prof. Ermanto Fahamsyah. (iim/LPMPP)


