UNEJ Siap Gelar Peksiminas XVIII Tahun 2026

Jember, 31 Agustus 2026

Universitas Jember (UNEJ) siap menggelar Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) XVIII tahun 2026.

Kesiapan ini disampaikan oleh Ketua Umum Peksiminas XVIII tahun 2026, Fendi Setyawan yang juga Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNEJ saat menerima kunjungan perwakilan Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) Pusat sebagai penyelenggara Peksiminas. Mereka melihat dari dekat seluruh venue yang akan dipakai di kampus Tegalboto (31/8/2026). Menurut Fendi Setyawan, kesiapan venue, acara dan personil sudah mencapai 90 persen.

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, BPSMI Pusat tahun ini menunjuk BPSMI Jawa Timur sebagai tuan rumah ajang unjuk kebolehan seni budaya tertinggi bagi mahasiswa Indonesia. Dan BPSMI Jawa Timur kemudian menetapkan UNEJ sebagai lokasi Peksiminas XVIII, mulai tanggal 7 hingga 11 September 2026. Hingga 22 Agustus 2026, dari data yang ada tercatat ada 891 mahasiswa dan 470 dosen pendamping yang akan mengikuti Peksiminas XVIII tahun 2026. Mereka akan mewakili 32 kontingen provinsi dari 38 provinsi yang ada di Indonesia.

Wakil Rektor III UNEJ (tengah) menyampaikan laporan persiapan UNEJ sebagai tuan rumah Peksiminas XVIII tahun 2026

“Insyaallah persiapan sudah mencapai sembilan puluh persen, oleh karena itu semoga kunjungan perwakilan Dewan Juri memberikan masukan bagi penyempurnaan persiapan kami, sebab UNEJ bertekad menjadi tuan rumah Peksiminas yang baik,” tutur Fendi Setyawan.

Perwakilan BPSMI Pusat, Eko Sri Haryanto (kiri) memberikan arahan

Sementara itu perwakilan BPSMI Pusat, Eko Sri Haryanto, mengapresiasi persiapan yang sudah dilakukan oleh UNEJ. Menurutnya langkah UNEJ menjadikan setiap fakultas sebagai lokasi 15 tangkai lomba adalah langkah yang baik. Pasalnya semua phak akan terlibat secara langsung, sehingga menjadikan Peksiminas sebagai hajat bersama UNEJ.

Perwakilan BPSMI Pusat (bertopi) memeriksa aula lantai III gedung Kewirausahaan yang bakal menjadi ruang technical meeting

“Kunjungan kami guna memastikan semua detil teknis perlombaan sudah disiapkan oleh panitia Peksiminas UNEJ. Semisal gedung yang akan dijadikan lokasi lomba menyanyi harus memiliki standar akustik seusai aturan. Ruangan untuk melukis harus memiliki pencahayaan dan ventilasi memadai agar arus udara mengalir lancar. Begitu pula dengan peralatan yang harus ada, contohnya di tangkai lomba nyanyi seriosa harus ada grand piano,” ungkap Eko Sri Haryanto yang juga dosen di Institut Seni Indonesia Surakarta.

Perwakilan BPSMI Pusat (bertopi) memeriksa gedung Soetardjo yang akan menjadi venue tangkai lomba tari

Kesiapan UNEJ sebagai tuan rumah Peksiminas juga disampaikan oleh Ketua Pelaksana, Markus Apriono. Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNEJ ini menambahkan, persiapan juga dilakukan terkait antisipasi penggunaan Artificial Intelligence (AI) sebagai alat bantu di tangkai lomba yang membutuhkan ide dan kreativitas pemikiran seperti penulisan cerita pendek, penulisan lakon hingga puisi.

Perwakilan BPSMI Pusat (bertopi) memeriksa gedung Mayapada Fakultas Hukum yang akan menjadi venue tangkai lomba vocal gorup

“Rencananya peserta tangkai seni penulisan cerita pendek, penulisan lakon, penulisan puisi dan sejenisnya tidak dapat mengakses internet selama lomba,” kata Markus Apriono. Kunjungan perwakilan BPSMI Pusat juga diikuti oleh seluruh wakil dekan III di lingkungan UNEJ sebagai penanggungjawabs etiap Lokasi lomba. (iim)