Jember, 26 September 2026
Universitas Jember (UNEJ) menggelar Wisuda Periode IV Tahun Akademik 2026/2027 di Gedung Auditorium, Sabtu (26/09/2026).
Prosesi wisuda menjadi momentum bagi para lulusan untuk menandai berakhirnya perjalanan akademik sekaligus memulai langkah baru untuk mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama menempuh pendidikan di UNEJ.Rektor UNEJ, Iwan Taruna, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada 800 wisudawan yang telah menyelesaikan pendidikan di UNEJ.
Rektor UNEJ mendorong para lulusan untuk tidak melihat diri hanya sebagai pencari kerja, tetapi sebagai individu yang mampu memberikan kontribusi melalui kemampuan, karya, pengalaman, dan portofolio. Ia merangkum empat bekal yang perlu dimiliki lulusan dalam menghadapi kehidupan setelah pendidikan tinggi, yakni kompeten, adaptif, berintegritas, dan memiliki nilai kemanusiaan. Kompeten berarti mampu menerapkan pengetahuan dalam tindakan, adaptif dengan tidak terpaku pada satu cara bekerja, berintegritas dengan menjaga kepercayaan, serta memiliki kemanusiaan dengan menjadikan pendidikan sebagai bekal untuk memberi manfaat bagi masyarakat.

“Hidup bukan perlombaan dengan garis start yang sama. Jangan membandingkan perjalanan sendiri dengan orang lain. Jika kesempatan belum datang, terus tingkatkan kemampuan. Jika belum menemukan pintu yang terbuka, ciptakan kesempatan dengan kemampuan yang saudara miliki,” tuturnya.
Wisuda periode ini juga menghadirkan beragam cerita perjalanan para lulusan selama menempuh pendidikan di UNEJ. Hal itu datang dari dua wisudawan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UNEJ asal Papua, yakni Sarya Kastella, S.K.G. dari Jayapura dan Fadilla Putri Yusmawati, S.K.G. dari Manokwari. Keduanya berhasil menyelesaikan pendidikan di FKG UNEJ dengan dukungan Beasiswa Adik Papua dan Beasiswa Afirmasi Kemenkes. Bagi Sarya dan Fadilla, menempuh pendidikan jauh dari tanah kelahiran menjadi pengalaman yang memperkaya perjalanan mereka sebagai mahasiswa.

Sarya Kastella, S.K.G. berasal dari Kota Jayapura, Papua. Sejak kecil, ia telah memiliki cita-cita di bidang kedokteran. Ketertarikannya pada kedokteran gigi juga didorong oleh keinginannya untuk berkontribusi terhadap pelayanan kesehatan gigi dan mulut di daerah asal. Selama menempuh pendidikan di Jember, Sarya mendapatkan pengalaman hidup yang membuatnya belajar mengatur berbagai kebutuhan secara mandiri serta bertanggung jawab terhadap pilihan yang diambil. Dukungan beasiswa afirmasi Papua turut membantunya menjalani pendidikan dengan lebih tenang hingga menyelesaikan studi di UNEJ.
“Dengan adanya beasiswa ini, saya merasa lebih tenang dan mampu bertahan menghadapi tantangan di perantauan. Lingkungan kampus dan Kota Jember juga membuat saya merasa nyaman, sehingga saya bisa menjadikan Jember sebagai rumah pendidikan,” ungkap Sarya.

Sementara itu, Fadilla Putri Yusmawati, S.K.G. berasal dari Manokwari, Papua Barat. Setelah menyelesaikan pendidikan SMA, Fadilla melihat kesempatan untuk melanjutkan studi di Pulau Jawa sebagai langkah untuk meraih cita-citanya. Pilihannya kemudian jatuh pada FKG UNEJ. Menjalani perkuliahan jauh dari keluarga membuatnya menghadapi berbagai pengalaman baru, mulai dari menjalani kehidupan sendiri hingga mengatur kebutuhan selama masa studi. Pengalaman tersebut membentuk keberanian dan kepercayaan dirinya dalam menjalani pendidikan. Di tengah proses tersebut, beasiswa afirmasi juga menjadi dukungan yang membantu meringankan beban biaya pendidikan keluarganya.
Setelah menyelesaikan pendidikan di UNEJ, keduanya memiliki keinginan untuk kembali ke daerah asal dan mengabdikan ilmu yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan. Sarya berencana kembali ke Jayapura, sedangkan Fadilla akan menjalani internship terlebih dahulu sebelum pulang ke daerah asalnya. Bagi keduanya, ilmu yang diperoleh di perantauan pada akhirnya ingin dibawa pulang untuk memberikan manfaat bagi masyarakat di tanah kelahiran.

Pada wisuda kali ini, UNEJ juga mengukuhkan sejumlah wisudawan dengan capaian akademik terbaik dari berbagai jenjang pendidikan. Pada jenjang Doktor, Dr. Astrino Purmanna, S.Pd., M.Pd. dari Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, berhasil menyelesaikan studi dengan IPK 4,00 dalam kurun waktu 2 tahun 4 bulan 23 hari. Sementara itu, pada jenjang Magister, capaian IPK tertinggi sebesar 4,00 diraih oleh Jamiliatur Rikzah, S.Sos., M.Pd. dari Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, dengan masa studi 1 tahun 4 bulan 5 hari.
Adapun pada jenjang Sarjana, Nurul Hasanah, S.Pd. dari Program Studi Pendidikan Luar Sekolah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, menjadi wisudawan dengan capaian IPK tertinggi sebesar 4,00. Ia berhasil menuntaskan pendidikan sarjananya dalam kurun waktu 3 tahun 10 bulan 23 hari. Untuk jenjang Diploma Tiga, capaian IPK tertinggi diraih oleh Fitri Idatul Aini, A.Md. dari Program Studi Kesekretariatan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, dengan IPK 3,99 dan masa studi 2 tahun 10 bulan 25 hari.

Prosesi Wisuda Periode IV Tahun Akademik 2026/2027 di Auditorium UNEJ menjadi penanda perjalanan baru bagi seluruh lulusan. Setelah menyelesaikan pendidikan, para wisudawan diharapkan dapat membawa ilmu, pengalaman, dan kompetensi yang diperoleh selama berada di UNEJ untuk berkontribusi di tengah masyarakat. (dil/ajf)
#DiktisaintekBerdampak #UNEJBerdampak #IKU2 #IKU7

